Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pendiri Pekanbaru Marhum Pekan Resmi Terima Gelar Pahlawan Nasional
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pendiri Pekanbaru Marhum Pekan Resmi Terima Gelar Pahlawan Nasional
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
4 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Meneladani Hasyim Asy'ari, Ketua MPR: Agama dan Nasionalisme Saling Melengkapi

Meneladani Hasyim Asyari, Ketua MPR: Agama dan Nasionalisme Saling Melengkapi
Istimewa.
Sabtu, 21 Oktober 2017 14:22 WIB
JAKARTA - Menjelang peringatan Hari Santri 22 Oktober, Ketua MPR Zulkifli Hasan bersilaturrahmi ke Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur pimpinan KH Shalahuddin Wahid, Sabtu (21/10/2017).

Kehadiran Zulkifli Hasan di Tebuireng dalam rangka menjadi pembicara Utama Seminar Aktualisasi Pemikiran Hasyim Asy’ari. Hadir menyambut Zulkifli Hasan KH Sholahuddin Wahid, Direktur Pusat Kajian Hasyim Asy’ari KH Tolchah Hasan, dan ratusan Kyai Alim Ulama perwakilan Pimpinan Ponpes se Jawa Timur

Zulkifli Hasan menyebut pemikiran Hasyim Asy’ari sebagai landasan inspirasi meleburnya Islam dan Kebangsaan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia

“Karena itu siapapun yang masih mencoba mempertentangkan Islam dan Nasionalisme, silahkan belajar lagi pemikiran Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari,” tegasnya.

Menurut Zulkifli Hasan, sejarah membuktikan bagaimana Resolusi Jihad Mbah Hasyim dengan Hubbul Wathon minal Iman menginspirasi perjuangan mempertahankan kemerdekaan di seluruh Indonesia.

"Dengan pekik Takbir dan Merdeka, Bung Tomo menggelorakan semangat perlawanan 10 November. Santri di seluruh Indonesia bergerak melawan penjajah. Inspirasinya adalah resolusi Jihad Mbah Hasyim," paparnya.

Tugas generasi sekarang, kata Zulkifli Hasan adalah meneladani pemikiran Mbah Hasyim dengan menjaga Pancasila sebagai Kalimatun Sawa’ (Kesepakatan bersama)

"Indonesia adalah negara ber Tuhan yang menolak paham anti Tuhan. Saatnya meneruskan perjuangan Mbah Hasyim dengan menjaga Agama dan membela negara," tutupnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww