Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
19 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
17 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
17 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
19 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
15 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Membandingkan Sertijab Gubernur DKI: Antara Djarot dan Fauzi Bowo

Membandingkan Sertijab Gubernur DKI: Antara Djarot dan Fauzi Bowo
Fauzi Bowo saat mendampingi Presiden Jokowi di Jerman. (istimewa)
Senin, 16 Oktober 2017 18:04 WIB
JAKARTA - Peralihan kekuasaan di DKI Jakarta-1 antara Djarot Saiful Hidayat ke Anies Baswedan, terusik dengan sikap Djarot yang memilih berlibur ke Labuan Bajo, NTT. Meski bisa digantikan oleh Sekda Saefullah, namun pilihan Djarot itu bisa jadi catatan baru.

Pasalnya, peralihan kekuasaan (serah terima jabatan) sudah dicontohkan lebih baik antara Gubernur DKI terdahulu Fauzi Bowo dan Wakilnya Prijanto kepada Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama.

Perisitiwa bersejarah itu terjadi pada Senin, 15 Oktober 2012 silam. Saat itu Jokowi-Ahok dilantik oleh Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, dalam rapat di ruang paripurna DPRD DKI.

Usai pembacaan sumpah jabatan Jokow-Ahok yang berlangsung khidmat, Fauzi Bowo dan Prijanto yang menjabat 2007-2012 itu menyerahkan memori pelaksanaan tugas jabatan Gubernur DKI dalam sertijab kepada Jokowi-Ahok.

Betapa pun persaingan Pilgub DKI 20112 sangat ketat antara Jokowi-Ahok vs Foke-Nara, namun Fauzi Bowo saat itu memilih menghormati Jokowi-Ahok yang akan menjabat di periode 2012-2017. Tak hanya berselaman, Foke juga memeluk Jokowi.

Untuk diketahui, Pilgub DKI 2012 mirip dengan Pilgub DKI 2017 yang sama-sama berlangsung dalam dua putaran. Jokowi-Ahok unggul dengan 53,82% suara, sementara Foke-Nara mendapat 46,18%. Tapi peralihan kekuasaan itu berlangsung hangat.

Suasana itu akan dirasakan berbeda dalam sertijab dari Djarot ke Anies sore ini. Djarot sejak pagi tadi sudah terbang menuju Labuan Baju, NTT, untuk berlibur bersama keluarga.

"Enggak datang ke sertijab. Iya (ke Labuan Bajo), sudah di pesawat," kata ajudan Djarot, M Nazeh kepada kumparan, Senin (16/10).

Kabar soal Djarot yang tidak akan hadir di sertijab ini sebetulnya sudah terdengar pekan lalu. "Kita belum tahu, kita lihat ya," ujar Djarot di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (12/10).

Sementara soal rencana liburan ke Labuan Bajo memang sudah direncakan, karena Djarot mengaku sudah lama tidak ada waktu untuk liburan bersama keluarga. Meski baru belakangan diketahui ternyata berangkatnya hari ini.

"Liburan hak semua manusia. Pak Djarot juga manusia, perlu libur. Tapi kehadiran dalam pelantikan (sertijab) bisa jadi bukti kedewasaan berpolitik," kritik politikus PKS, Mardani Ali Sera. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kumparan.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww