Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
14 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
6 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Hari Kesaktian Pancasila, La Nyalla Ingatkan Bahaya Kebangkitan Komunisme

Hari Kesaktian Pancasila, La Nyalla Ingatkan Bahaya Kebangkitan Komunisme
Istimewa.
Minggu, 01 Oktober 2017 19:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SURABAYA - Tepat pada Hari Kesaktian Pancasila, Bakal Calon (Balon) Gubernur Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti, mengingatkan kepada publik tentang bahaya laten kebangkitan paham komunis di Indonesia.

Ketua Kadin Jawa Timur ini meminta semua pihak untuk tidak memberi ruang bagi kebangkitan komunis dan para pengikutnya yang dulu tercatat pernah mengkhianati bangsa.

"Tetaplah solid, rapatkan barisan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai berdasarkan Pancasila. Tetaplah waspada terhadap munculnya bahaya laten komunis," ujar La Nyalla yang juga ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur.

Hal ini juga yang ia ungkapkan kepada ratusan orang yang hadir di acara "Tadarus Pancasila" dan nonton bareng film G30S/PKI di Surabaya, Sabtu malam (30/9/2017)

Masih menurut La Nyalla, Partai Komunis Indonesia (PKI) telah terbukti melakukan pengkhianatan terhadap bangsa Indonesia. Bukan hanya sekali, PKI merencanakan pemberontakan berkali-kali namun selalu kandas karena rakyat dan TNI bersatu mempertahankan NKRI dan Pancasila.

"Saya minta semua pihak waspada karena isu kebangkitan komunis ini cukup kencang terdengar. Kita tidak boleh sekali pun memberi ruang ke mereka. Ingat bagaimana mereka menimbulkan luka mendalam bagi bangsa karena pengkhianatan," ujar La Nyalla melalui siaran persnya, Minggu (1/10/2017).

Ia pun berpesan kepada kalangan Pemuda Pancasila agar mempertajam ingatan bahaya laten komunis dan mempertegas Pancasila sebagai ideologi NKRI, dalam acara "Tadarus Pancasila".

Diskusi diisi oleh pembicara saksi sejarah pengkhianatan G30S/PKI KH Fanan Hasanudin dan wartawan Rosdiansyah dengan dipandu oleh moderator Lutfil Hakim.

"Tadarus Pancasila rutin kami gelar untuk mengajak semua elemen masyarakat agar terus menjaga Pancasila. Sebelum malam ini, beberapa bulan lalu kita juga gelar acara serupa dengan diskusi yang menghadirkan banyak tokoh. Kita sampaikan bagaimana Pancasila menjadi ideologi yang tepat untuk Indonesia, dan tentu saja kita tolak paham komunis untuk hidup di bumi Indonesia," ujar Sekretaris Pemuda Pancasila Jatim, M Diah Agus Muslim.

Tampak hadir di acara itu sejumlah pihak, mulai TNI, FKPPI, Front Pembela Islam, dan Laskar Merah Putih. Ratusan orang itu menyimak diskusi dan film pemberontakan PKI dengan antusias. ***

wwwwww