Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
Nasional
11 jam yang lalu
Putusan MA Anulir Suket Gibran Rakabuming, Publik Soroti Ancaman Pemakzulan Wapres
2
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Sasar Sarang Narkoba, Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Jaring Empat Pengunjung Kelab Malam
3
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Tumpukan Sampah Jadi Biang Kerok Meluapnya Drainase di Ruas Jalan Pekanbaru
4
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Sepakbola
4 jam yang lalu
Drama Epic Comeback, Tandukan Pramudya dan Penalti Gamaroni Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk PSGC 2-1
Home  /  Berita  /  GoNews Group

MUI Sesalkan Langkah Polri Unggah Video Pojokkan Islam

MUI Sesalkan Langkah Polri Unggah Video Pojokkan Islam
Wasekjen MUI Tengku Zulkarnaen. (republika.co.id)
Rabu, 28 Juni 2017 19:50 WIB
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyesalkan konten video yang berjudul Kau adalah Aku yang Lain yang diunggah di akun Fanpage resmi Divisi Humas Polri. Sebab, konten video tersebut sangat memojokkan umat Islam.

''Di mana pernah terjadi seperti itu? Mana ada orang Islam menghalangi ambulans yang membawa umat Hindu, Budha, atau kristen,'' kata Wasekjen MUI Tengku ZulkarnainTengku saat dihubungi republika.co.id, Rabu (28/6).

Tengku menegaskan, seharusnya Polri lebih selektif dalam memilih konten video. Terlebih, Polri adalah lembaga negara yang harus bekerja dengan profesional dan tidak menyudutkan pihak manapun.

Tengku mengkhawatirkan video tersebut berimbas pada penggiringan opini masyarakat akan umat Islam.

''Yang begini-begini kami harap bisa dibersihkan dari demokrasi kita,'' kata Tengku.

Film pendek Kau adalah Aku yang Lain menjuarai kategori film pendek dalam Police Movie Festival IV 2017.

Video yang berdurasi 7 menit 41 detik itu bercerita tentang seorang Muslim--digambarkan sebagai pria berbaju koko, berpeci, dan berjanggut--bersikeras untuk tidak memberi jalan bagi ambulans.

Jalan tersebut tengah ditutup karena sedang berlangsung pengajian. Orang tersebut tidak mau membuka jalan terlebih karena pasien yang ada dalam ambulans tersebut memakai salib, sebagai perlambang pemeluk agama Kristen.

Video itu sempat diunggah di akun Facebook Divisi Humas Polri pada Sabtu (24/6). Video tersebut juga banyak tersebar di Youtube dan media sosial lainnya.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Kabar Bertuah
wwwwww