Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
23 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
20 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
20 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
23 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
18 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kapolda Perintahkan Propam Selidiki Brimob yang Intimidasi Wartawan

Kapolda Perintahkan Propam Selidiki Brimob yang Intimidasi Wartawan
Istimewa.
Senin, 19 Juni 2017 16:19 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) menyelidiki oknum anggota Brimob yang terlibat intimidasi wartawan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Ricky Prayoga atau Yoga.

"Saya sudah minta Propam untuk menindaklanjuti," kata Irjen Polisi M Iriawan di Jakarta, Senin.

Iriawan menyatakan jika ditemukan bukti oknum Brimob itu melakukan kesalahan maka akan diberikan sanksi tegas.

Iriawan mencontohkan komandan Brimob yang anak buahnya melepaskan tembakan menyasar ke rumah anggota DPR RI Jazuli Juwaini kemudian bunuh diri karena mendapatkan sanksi tegas akibatnya depresi.

"Itu kelalaian apalagi ini (intimidasi wartawan) sengaja," ujar Iriawan.

Iriawan menerima informasi dari Kapolres Metro Jakarta Pusat terkait dugaan tiga anggota Brimob yang terlibat kekerasan terhadap wartawan LKBN ANTARA itu.

Namun Iriawan meminta masyarakat tidak menilai seluruh anggota Brimob itu bertindak negatif karena saat ini perilaku petugas Brimob lebih baik.

Sebelumnya, sejumlah anggota Brimob yang mengamankan turnamen Bulutangkis BCA Indonesia Terbuka 2017 melakukan kekerasan terhadap wartawan ANTARA Yoga saat antri di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) pada Minggu (18/6/2017). ***

wwwwww