Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
23 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
8 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
12 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
8 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
8 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Internasional

Penjaga Pantai Libya Selamatkan 900 Migran, Termasuk 123 Perempuan dan Anak Kecil

Penjaga Pantai Libya Selamatkan 900 Migran, Termasuk 123 Perempuan dan Anak Kecil
Aksi penyelamatan migran. (republika.co.id)
Sabtu, 17 Juni 2017 10:02 WIB
TRIPOLI - Penjaga pantai Libya menyelamatkan 900 migran di lepas pantai Sabratha di Libya Barat, Jumat (16/6).

Juru Bicara bagi Angkatan Laut Libya, Ayoub Qassem, mengatakan penjaga pantai berpatroli di Kota Zawiya, yang berdekatan, pada Jumat (16/6) pagi dan bergerak ke arah Kota Sabratha.

Mereka menyelamatkan 900 migran yang naik lima perahu, termasuk 98 perempuan dan 25 anak kecil.

''Mereka diselamatkan tujuh mil di lepas pantai Sabratha,'' kata juru bicara tersebut.

Qassem menyatakan semua migran itu berasal dari Afrika dan Arab, termasuk tiga warga negara Libya. Ia juga mengatakan perahu karet tersebut dilubangi dan ditenggelamkan, dan satu perahu besar dari kayu tak memiliki mesin.

Operasi penyelamatan itu berlangsung lebih dari tujuh jam. Kota Pantai Sabratha, yang berada 75 kilometer dari Ibu Kota Libya, Tripoli, adalah salah satu tempat paling sibuk keberangkatan imigran gelap di Libya.

Penjaga Pantai Italia mengumumkan lebih dari 1.000 migran diselamatkan pada Kamis (15/6) dari sembilan perahu kayu dan karet di lepas pantai Libya.

Organisasi Internasional bagi Migrasi pada Jumat mengatakan bahwa sepanjang tahun ini 9.111 migran telah diselamatkan di peratiran Libya.

Karena kekacauan dan kondisi yang tidak aman, Libya telah menjadi tempat utama keberangkatan imigran gelap.

Penyelundup memanfaatkan situasi di negeri tersebut untuk mengirim ribuan migran melalui Laut Tengah menuju Eropa, banyak di antara mereka tewas-tenggelam dalam perjalanan mereka.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah
wwwwww