Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
24 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
9 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
12 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
9 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
9 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
6
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
6 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Zulkifli Hasan Tegaskan Komitmen Umat Islam dalam Bela Negara

Zulkifli Hasan Tegaskan Komitmen Umat Islam dalam Bela Negara
Istimewa.
Kamis, 15 Juni 2017 19:49 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BANDUNG - Sejak awal era kemerdekaan, Umat Islam bersatu melawan penjajah. Umat Islam juga melalui Muhammad Natsir menghadirkan Mosi Integral di Tahun 1950 untuk mempersatukan bangsa.

"Komitmen Umat Islam pada persatuan, Pancasila dan keberagaman tidak perlu diragukan lagi. Sejak era revolusi kemerdekaan sampai sekarang ummat Islam selalu siap bela negara," katanya.

Demikian disampaikan Ketua MPR Zulkifli Hasan dalam Bedah Buku 'Jaring Kearifan : Indahnya Berislam dengan Santun' karya Prof. Dadang Kahmad yang digelar Angkatan Muda Muhammadiyah di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kamis (15/6/2017).

Zulkifli Hasan tegas menolak jika Pancasila digunakan sebagai stempel untuk menyerang kelompok tertentu.

"Pancasilais atau bukan Pancasilais jangan diukur dari pilihan dalam Pilkada. Menjaga Pancasila itu hasil perjuangan salah satunya ummat Islam," tegasnya.

Zulkifli Hasan mengajak elemen muda muhammadiyah bersama generasi muda muslim lain untuk meneladani seruan KH Hasyim Asy'ari yakni Hubbul Wathon minal Iman, Cinta Tanah Air sebagian dari Iman.

"Tidak relevan lagi menghadap hadapkan Islam dan Pancasila. Ummat Islam selalu siap bela agamanya dan menjaga negerinya," tandasnya. ***

wwwwww