Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
24 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
23 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
14 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
4
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
15 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
5
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
15 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
6
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
12 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Rumah Ketua Fraksi PKS Ditembak, Fahri Hamzah: Ada Gejala Aneh dan Ada Pihak Ingin Lakukan Adu Domba, Polisi Harus Usut

Rumah Ketua Fraksi PKS Ditembak, Fahri Hamzah: Ada Gejala Aneh dan Ada Pihak Ingin Lakukan Adu Domba, Polisi Harus Usut
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (Muslikhin/GoNews.co
Kamis, 04 Mei 2017 14:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah telah mendengar kabara adanya penembakan di rumah Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini. Menurutnya, aksi teror tersebut adalah serangkain peristiwa aneh yang timbul dalam beberapa bulan terakhir.

Fahri juga menegaskan, peristiwa itu juga diindikasikan sebagai rangkaian untuk mengadu domba.

"Mungkin ada pihak yang ingin mengadu domba kita, mungkin ada pihak yang menimbulkan yang menciptakan dan memancing kekacauan," ujar Fahri di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Menurut Fahri insiden penembakan rumah Jazuli merupakan serangkaian teror yang terjadi pada pejabat negara.

Sebelumnya penyidik KPK Novel Baswedan juga terkena siram air keras oleh pihak yang belum diketahui identitasnya.

"Ada tembakan ke rumah beberapa orang, ada penyiram ke muka penyidik KPK dan sebagainya. Saya bilang itu rangkaian teror," ungkap Fahri.

Politikus PKS itu pun meminta ada pihak kepolisian mencari motif dan latar belakang para pelaku kericuhan tersebut. Fahri tak ingin teror tersebut terus berlangsung dan memakan korban pejabat negara.

"Nah rangkaian teror itu harus dicari ini ada apa, akarnya apa? Tetapi intinya pertama polisi harus mengusut kejadian per kejadian," kata Fahri. ***

wwwwww