Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
10 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
10 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
12 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
12 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Gempa 7,1 SR Guncang Sangihe, BMKG Sudah Cabut Peringatan Tsunami

Gempa 7,1 SR Guncang Sangihe, BMKG Sudah Cabut Peringatan Tsunami
(republika.co.id)
Sabtu, 29 April 2017 09:31 WIB
JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan 7,1 SR terjadi di Barat Laut Sangihe, Sulawesi Utara, pada 03.23 WIB. Gempa berlokasi pada koordinat 5,45 LU dan 125,00 BT, Sabtu (29/4). Beberapa saat pasca gempa, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan peingatan dini tsunami.

Namun pada pukul 05.07 WIB, BMKG mencabut peringatan dini tsunami (smong).

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa bumi berkekuatan 7,1 SR terjadi di Barat Laut Sangihe, Sulawesi Utara pada 03.23 WIB. Gempa berlokasi pada koordinat 5,45 LU dan 125,00 BT pada Sabtu (29/4).

Pusat gempa berada di sekitar Pulau Mindanao, Filipina atau 210 km Barat Laut Kepulauan Sangihe, 246 km Barat Laut Kepulauan Talaud atau 442 km Timur Laut Manado, Sulawesi Utara. Badan Geologi USA melaporkan hasil pantauannya, gempa berkekuatan 6,8 SR terjadi di kedalaman 41,7 km.

BMKG telah menyampaikan peringatan dini smong lokal yang merusak untuk radius kurang dari 100 km dari episenter. Pemutakhiran peringatan dini tsunami di Maluku Utara, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah. 

Sementara Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, BNPB telah mengonfirmasi ke BPBD setempat ihwal dampak gempa. Berdasarkan laporan dari BPBD, ia menuturkan, gempa dirasakan lemah di Manado, Sangihe dan Maluku Utara.

''BPBD juga melaporkan belum ada tanda-tanda tsunami (smong) di sekitar pantai. Pemantauan terus dilakukan,'' kata Sutopo.

Berdasarkan analisis peta gempa (sake map) dari InAWARE (Indonesia All Warning And Risk Evaluation) BNPB memperkirakan gempa merusak hanya di sekitar Kepulauan Mindanao, Filipina. Seperti wilayah di Glan, General Santos, Klamba, Palimbang, Koronadal, Kelamansi, Digos dan lainnya. Kemungkinan gempa menimbulkan banyak kerusakan bangunan

Hingga saat ini dampak gempa berkekuatan 7,1 SR di wilayah di Indonesia belum ada. Sutopo menyebut kondisi masih aman. Juga belum ada laporan korban jiwa, kerusakan bangunan dan terjadinya smong di wilayah Indonesia. 

Kendati demikian, ia menuturkan, BNPB telah menyampaikan peringatan dini potensi smong pada BPBD berdasarkan informasi dari BMKG. Pemantauan dan kewaspadaan terus dilakukan BPBD.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Kabar Bertuah, Warga Bertuah
wwwwww