Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
11 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
14 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
11 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
8 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
11 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Saat Hendak Ditangkap, Maling Tikam Polisi

Saat Hendak Ditangkap, Maling Tikam Polisi
ilustrasi
Rabu, 01 Maret 2017 21:34 WIB

KOBAR - Wawan diduga meregang nyawa di dalam hutan kawasan Kalimati Lama, Desa Pasir Panjang, Kotawaringin Barat, Selasa (27/2).

Sebelumnya, maling yang menusuk anggota Satreskrim Polres Kobar Bripka Rujono itu sempat “dihadiahi” timah panas.

”Kami tembak, entah kena paha atau kaki, karena jejak yang kami lihat banyak ceceran darah segar di dalam hutan," kata Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Zaldy Kurniawan.

Zaldy menuturkan, pihaknya menyisir ke dalam hutan membawa anjing pelacak, Sabtu (25/2).

Namun, hingga keesokan harinya, pencarian tidak membuahkan hasil. Pihak berwajib kehilangan jejak pelaku.

”Tapi, hingga hari ini (Selasa) belum berhasil kami tangkap. Bisa jadi dia kehabisan darah dalam hutan dan tewas. Kami masih terus lakukan pencarian," ujarnya.

Seperti diketahui, Bripka Rujono ditusuk Wawan di Pangkalan Lima, Kecamatan Arut Selatan, Kobar, Sabtu (25/2) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kejadian bermula saat Rujono hendak menangkap tersangka tindak pidana pencurian di rumah Syahijadi.

Kala itu, Wawan juga ada di tempat itu. Wawan langsung melawan menggunakan badik.

Rujono berusaha menghindari tusukan. Namun, dia tetap terkena tusukan di lengan.

Wawan akhirnya langsung kabur menuju hutan di belakang rumah Syahijadi.

Saat melakukan pengejaran, polisi sempat menembak Wawan. (jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww