Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
23 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
23 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
13 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
4
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
14 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
5
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
15 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Artikel

Bila Umat Islam Kriminalisasi Ulama, Allah Akan Jadikan Orang Zalim Sebagai Pemimpin

Bila Umat Islam Kriminalisasi Ulama, Allah Akan Jadikan Orang Zalim Sebagai Pemimpin
Ilustrasi. (republika.co.id)
Selasa, 28 Februari 2017 09:08 WIB
Penulis: Imam Nur Suharno
AL-ULAMA waratsatul anbiya (ulama adalah pewaris para nabi). Dalam hadis riwayat Tirmidzi tersebut, Nabi SAW menegaskan tentang kedudukan seorang ulama. Islam telah menempatkan ulama pada posisi yang strategis, hal itu karena keilmuannya.

Imam al-Ajurri meriwayatkan dengan sanadnya dari Abud Darda RA, Nabi SAW bersabda, Sungguh keutamaan seorang ahli ilmu di atas ahli ibadah adalah laksana keutamaan bulan purnama di atas seluruh bintang gemintang. Sesungguhnya para ulama adalah pewaris nabi-nabi.

Sedangkan, para nabi tidak mewariskan uang dinar ataupun dirham, tetapi mereka mewariskan ilmu. Barang siapa yang mengambil ilmu itu, niscaya dia memperoleh jatah warisan yang sangat banyak. Ibnul Qayyim berkata, Allah SWT menjadikan ilmu bagi hati laksana air hujan bagi tanah. Sebagaimana tanah tidak akan hidup kecuali dengan curahan air hujan, demikian pula tidak ada kehidupan bagi hati kecuali dengan ilmu.

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdul A'la ash-Shan'ani, telah menceritakan kepada kami Salamah bin Raja, telah menceritakan kepada kami al-Walid bin Jamil, telah menceritakan kepada kami al-Qashim Abu Abdurrahman dari Abu Umamah al-Bahili ia berkata, Dua orang disebutkan di sisi Nabi SAW, salah seorang adalah ahli ibadah dan yang lain seorang yang berilmu. Kemudian Nabi SAW bersabda.

Keutamaan seorang alim dari seorang abid seperti keutamaanku dari orang yang paling rendah di antara kalian. Nabi SAW melanjutkan sabdanya, Sesung guhnya Allah, Malaikat-Nya, serta penduduk langit dan bumi, bahkan semut yang ada di dalam sarangnya, sampai ikan paus, akan mendoakan untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia. (HR Tirmidzi).

Maka itu, Hendaknya kamu semua memuliakan para ulama karena mereka itu adalah pewaris para Nabi. Barang siapa memuliakan mereka, berarti memuliakan Allah dan Rasul-Nya. (HR al-Khatib al-Baghdadi dari Jabir RA). Adapun jika sebaliknya, suatu keburukan bisa terjadi apabila ulama sudah ditinggalkan, dimusuhi, dicurigai, apalagi sampai dikriminalisasi.

Sebuah bencana yang besar apabila orang sudah tidak menghiraukan atau mendengar lagi dengan apa yang telah disampaikan oleh ulama.

Tiga hal yang akan menimpa manusia sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis. Yaitu, hilangnya keberkahan, diangkatnya penguasa yang zalim, dan meninggal dunia dalam keadaan tidak beriman. Dan, memusuhi ulama berarti telah menyatakan perang terhadap Allah SWT.

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Rasulullah SAW, Sesung guhnya Allah telah berfirman: 'Barang siapa memusuhi wali-Ku, maka sesungguhnya Aku menyatakan perang terhadapnya. Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada- Ku dengan suatu (perbuatan) yang Aku sukai, seperti bila ia melakukan yang fardhu yang Aku perintahkan kepadanya. Wallahu a'lam. (Dikutip dari republika.co.id)***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Kabar Bertuah
wwwwww