Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
23 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
10 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
9 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
4
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
5
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Hanya Gara-gara Nyaris Serempetan, Kakek Ini Tewas Dihajar Pakai Kayu di Depan Istrinya

Hanya Gara-gara Nyaris Serempetan, Kakek Ini Tewas Dihajar Pakai Kayu di Depan Istrinya
ilustrasi
Senin, 27 Februari 2017 09:35 WIB

DENPASAR - Hanya gara-gara nyaris diserempet di jalan, pemuda asal Buleleng, Gede Susila Budi (34) menganiaya sopir mobil pikap I Made Dika (58) hingga tewas di tempat. Parahnya, peristiwa itu dilakukan di depan mata kepala istri korban.

Sopir yang nyaris menyerempet pelaku ini dipukul hingga terkapar bersimbah darah terkena pecahan kaca mobil. Peristiwa itu terjadi di jalan utama daerah Dusun Sangker, Desa Mengening, Kubutambahan, Buleleng, Minggu sore (26/2).

Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sukawijaya mengatakan, pengakuan sementara dari pelaku melakukan hal tersebut karena emosi.

"Dia mengaku melakukan penganiayaan tersebut secara spontan pasca serempetan di jalan. Tapi kami masih mendalami kemungkinan ada motif lain," katanya.

Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi Wayan Gunami istri korban, suaminya saat itu mengemudikan mobil pikap Mitsubishi nopol DK 9844 UW di jalan raya Desa Mengening. Kemudian dari arah berlawanan hampir berserempetan dengan pelaku yang mengemudikan sepeda motor.

Istri korban yang ada dalam mobil tersebut tidak menyangka tersangka berbalik arah dan mengejar mobil korban sambil menenteng kayu balok.

Kata Kapolres, tersangka saat itu langsung mencegat korban sambil mengacungkan sebatang kayu dengan panjang 75 cm, diameter pangkal 9 cm, ujung 6 cm.

Tersangka pun langsung memukulkan kayu ke kaca depan mobil korban hingga menembus kaca. Saat itu juga mengenai korban dan kayu jatuh di dalam mobil.

"Korban saat itu tidak sadar diri dan dia langsung tewas di tempat," katanya.

Usai menganiaya korban, pelaku langsung menyerahkan diri ke kantor polisi. "Kami masih akan mendalami kasus ini. Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Buleleng," pungkasnya. (mdk)

Editor:Arie RF
Sumber:merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww