Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
6 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
13 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dua Tokoh Papua Saling Debat Kontribusi PT Freeport, Ini Hasilnya

Dua Tokoh Papua Saling Debat Kontribusi PT Freeport, Ini Hasilnya
Foto: inilah.com
Sabtu, 25 Februari 2017 14:11 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Dua tokoh dari Papua, masing-masing Tokoh Senior Pemerintahan Papua Michael Manufandu dan Ketua Gerakan Papua Optimis Jemmy Demianus Ijie secara hangat berdebat soal kontribusi PT Freeport bagi tanah Papua dan Indonesia pada umumnya.

Perdebatan yang terjadi di sebuah diskusi bertajuk Republik Freeport di Cikini ini bermula saat Tokoh Senior Pemerintahan Papua Michael Manufandu mengatakan sudah banyak yang dilakukan perusahaan Amerika Serikat tersebut untuk daerahnya.

"Dia menciptakan lapangan kerja 138 ribu orang. Ada 32 ribu di luar staf. Ada 8 ribu orang Papua di dalamnya. Kemudian infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan," kata Michael di Warung Daun Cikini, Sabtu (25/2/2017).

Pernyataan itu sontak dibalas oleh Ketua Gerakan Papua Optimis Jemmy Demianus Ijie. Ia justru menyampaikan hal yang 180 derajat berbeda. Dari persoalan pendapatan asli daerah hingga pembangunan infrastruktur dan pendidikan.

"Kalau mau lihat kenyataannya, lebih baik mari kita datang ke Timika saja. Jalannya berlubang-lubang. Itu dalam kota. Dalam kota saja seperti itu, bagaimana yang ada di kabupaten dan kecamatan," ketus Jemmy.

Selain berdebat soal kontribusi yang diberikan PT Freeport Indonesia untuk rakyat Papua dan Indonesia, Tokoh Senior Pemerintahan Papua Michael Manufandu dan Ketua Gerakan Papua Optimis Jemmy Demianus Ijie juga berbeda pendapat soal pembangunan smelter.

Michael menyatakan pada dasarnya saat itu PT Freeport sudah akan membangun smelter yang merupakan amanat Undang-Undang No. 4/2009 tentang Minerba.

"Freeport sudah anggarakan 2,3 miliar dolar Amerika untuk bangun smelter. Mereka juga sudah kerjasama dengan perusahan dekat situ untuk sewa tanah. Sudah mulai kajian-kajian. Uang ada kontraktor juga sudah ada. Tapi berpikiran jika ada perubahan saat pergantian kekuasaan," jelasnya. ***

Sumber:inilah.com
Kategori:GoNews Group, Pasar & Niaga, Balai Kota
wwwwww