Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
11 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
18 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ditemui KBRI, Siti Aisyah Mengaku Dibayar 400 Ringgit untuk Reality Show Bunuh Kim Jung-nam

Ditemui KBRI, Siti Aisyah Mengaku Dibayar 400 Ringgit untuk Reality Show Bunuh Kim Jung-nam
Siti Aisyah. (tempo.co)
Sabtu, 25 Februari 2017 22:11 WIB
KUALA LUMPUR - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur akhirnya Sabtu pagi (25/2/2017), bisa menemui Siti Aisyah, yang ditahan pihak berwenang Malaysia.

Wanita asal Serang, Banten, berusia 25 tahun itu ditahan karena diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.

Kuasa Usaha Ad-Interim (KUAI) KBRI Kuala Lumpur, Andreno Erwin, yang datang bersama retainer lawyer dari Gooi & Azzura ke kantor polisi daerah Cyberjaya, bertemu Siti Aisyah selama sekitar 30 menit.

''Yang pertama menyampaikan salam kepada kedua orang tua,'' ujar Andreno mengutip Siti Aisyah kepada Tempo di Kuala Lumpur, Sabtu.

Soal kasus yang menjeratnya Siti Aisyah mengaku tidak tahu sama sekali dengan rencana pembunuhan Kim Jong-nam.

''Yang dia tahu hanya direkrut untuk membuat video prank untuk program reality show. Dan untuk melakukan aksinya tersebut Aisyah mengaku dibayar 400 ringgit (sekitar Rp 1.200.000),'' tutur Andreno.

Di bagian lain, terungkap kondisi Siti Aisyah sehat. ''Dalam pertemuan, SA (Siti) mengaku dalam kondisi sehat dan mendapatkan perlakuan yang baik selama masa penahanan,'' ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal lewat keterangan tertulis, Sabtu.

Iqbal menututkan bahwa Siti menyetujui pendampingan hukum yang ditawarkan padanya. Menurut Iqbal, KBRI pun meminta pihak berwenang Malaysia mengabari perkembangan penyelidikan kematian Jong-nam, bila berkaitan dengan Siti.

''Agar ke depan, setiap perkembangan yang terkait dengan SA dapat disampaikan terlebih dahulu kepada pengacara,'' katanya.***

Editor:hasan b
Sumber:tempo.co
Kategori:GoNews Group, Kabar Bertuah, Warga Bertuah
wwwwww