Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Penyair Taufik Ismail Sebut Lagu "Bagimu Negeri" Sesat, Lho Kenapa?

Penyair Taufik Ismail Sebut Lagu Bagimu Negeri Sesat, Lho Kenapa?
Taufik Ismail
Minggu, 29 Januari 2017 09:34 WIB

DEPOK - Penyair Taufik Ismail mengkritik lagu wajib nasional "Padamu Negeri (Bagimu Negeri)". Dia menyebut lagu ciptaan Kusbini tersebut menyesatkan.

Seperti diberitakan liputan6.com, Sabtu (28/1), kritik tersebut disampaikan Taufik saat menghadiri acara silaturahmi Iluni Bangkit untuk Keadilan di Taman Lingkar Universitas Indonesia, Jumat, 27 Januari 2017 lalu.

Saat itu, panitia yang bersiap membuka acara memutar lagu "Padamu Negeri". Lagu dengan empat bait tersebut diputar sampai habis.

Kemudian acara digelar. Penyair berusia 85 tahun itu pun menaiki podium dan memberikan pidato. Dalam pidatonya, Taufik menyampaikan penolakannya terhadap lagu "Padamu Negeri".

"Saya bersama teman-teman menolak lagu ini (Padamu Negeri)," ujar Taufik.

Secara umum dia mengapreasiasi isi lirik lagu tersebut. Namun, dia menilai dua baris terakhir, yakni "bagimu negeri jiwa raga kami" sangat bermasalah.

"Jiwa raga ini diberi karunia oleh Allah SWT, yang Maha Pencipta, dan jiwa ini kembali kepada Allah SWT, tidak pada yang lain," kata Taufik.

Lirik "Padamu Negeri" terdengar patriotik. Namun dia menyebut lirik tersebut sesat.

"Salah sekali (lirik yang itu), istilah ini musyrik," ucap Taufik.

Dia lalu mengajak pada para tamu undangan yang hadir untuk tidak mendengar lagi lagu tersebut.

"Sebaiknya kita koreksi dengan tidak usah mendengar lagu ini," kata Taufik.

Berikut lirik lagu "Padamu Negeri":

Padamu negeri kami berjanji
Padamu negeri kami berbakti
Padamu negeri kami mengabdi
Bagimu negeri jiwa raga kami

(lpc)

Editor:Arie RF
Sumber:liputan6.com
Kategori:Kabar Bertuah, GoNews Group
wwwwww