Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Begini Cara Membimbing Anak Nonton TV yang Sesuai Syariat Islam

Begini Cara Membimbing Anak Nonton TV yang Sesuai Syariat Islam
ilustrasi
Minggu, 29 Januari 2017 08:31 WIB

TIDAK semua isi tayangan televisi buruk. Namun, karena konsumennya termasuk anak-anak, maka orangtua harus mengawasi tontonan agar anak tak terpapar konten tayangan yang belum pantas mereka saksikan. 

Banyak orangtua yang tak menyadari kalau tayangan televisi menjadi gerbang rusaknya moral anak. Sementara, Islam mengajarkan sangat menganjurkan orangtua untuk mengajarkan anak ilmu agama sejak dini.

Dilansir dari Soundvision, Jumat (27/1/2017) berikut kiat mendisiplinkan anak dalam menonton televisi agar tak tercemar konten yang bertentangan dengan Islam.

Halal dan haram

Program tayangan televisi berisi dokumentasi, sejarah, ilmu pengetahuan, hal dramatis klasik, tidak semua bagus. Ada juga yang mengandung unsur haram (dilarang). Misalnya, tindakan kekerasan, seks, dan nilai-nilai anti-keluarga. Termasuk dalam tayangan animasi, talkshow, dan film.

Ini adalah pekerjaan orangtua untuk mengamati dan cermat dalam memilih tayangan yang bersahabat dengan anak.

Aturan TV untuk anak-anak

Menetapkan aturan yang jelas untuk anak-anak pada berapa channel TV yang dapat mereka tonton. Anak bisa menonton jika informasi dari channel tersebut memang mengizinkan.

Utamakan PR

Tekankan kepada anak-anak bahwa tugas sekolah adalah lebih utama ketimbang menonton TV. Jangan hidupkan TV jika anak belum selesai mengerjakan PR. Tindakan seperti ini bukan jahat tetapi mendisiplinkan anak.

Menonton bersama

Menonton TV bersama anak-anak. Ini akan menjadi sangat menyenangkan. Anda mungkin memiliki beberapa topik untuk dibicarakan nanti. Anda dapat berbagi tawa juga.(okz)

Editor:Arie RF
Sumber:okezone.com
Kategori:GoNews Group
wwwwww