Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
10 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Presiden Jokowi Undang MUI, NU, dan Muhammadiyah ke Istana, Kemungkinan Bahas Aksi Demo 4 November

Presiden Jokowi Undang MUI, NU, dan Muhammadiyah ke Istana, Kemungkinan Bahas Aksi Demo 4 November
Keterangan pers dari MUI, usai menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana. (foto: Okezone)
Rabu, 02 November 2016 00:55 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengundang sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam ke Istana Negara, Selasa, 1 November 2016. Beberapa ormas yang diundang adalah Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia.

"Ya, betul. Inisiatif itu dari Presiden, yang mengundang ormas-ormas," kata Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan, seperti yang dikutip GoNews.co dari Tempo, Selasa, 1 November 2016.

Meski belum dipastikan, Amir mengatakan pertemuan itu bisa jadi membahas aksi demonstrasi besar yang akan dilakukan pada 4 November 2016, terkait dengan kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Amir menilai aksi demonstrasi itu sebagai aksi damai yang dilakukan oleh para masyarakat. Ia yakin aksi tersebut akan berjalan dengan damai asalkan tak ada provokasi. Ia juga mengimbau agar petugas kepolisian yang berjaga tidak ikut memprovokasi.

"Kami menekankan kepada aparat penegak hukum, bisa melihat mana yang damai dan mana yang enggak damai tindakan anarkistis itu," kata Amir.

Amir mengatakan MUI secara lembaga tidak terlibat dalam aksi demo tersebut. Namun, secara personal, kata dia, tidak ada larangan untuk mengikuti aksi itu. Ia pun berencana mengikuti aksi tersebut. "Insya Allah," kata dia.

Rencananya, ribuan orang dari berbagai organisasi yang dipimpin Front Pembela Islam (FPI) akan menggelar unjuk rasa kedua kalinya di Balai Kota DKI Jakarta dan sejumlah daerah lain di Tanah Air. Mereka mendesak aparat keamanan memproses hukum pernyataan Ahok yang dianggap menistakan agama saat menyitir Surat Al-Maidah ayat 51 dalam pidatonya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Tempo.co
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota
wwwwww