Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
7 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
14 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Hukum

Mahasiswa Unsyiah Buat Beton dari Limbah Sawit

Mahasiswa Unsyiah Buat Beton dari Limbah Sawit
Mahasiswa Unsyiah menciptakan beton ramah lingkungan dari limbah kelapa sawit. [Foto: Unsyiah]
Selasa, 01 November 2016 13:16 WIB

BANDA ACEH - Tiga mahasiswa Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) berhasil menciptakan beton ramah lingkungan berbahan material kelapa sawit. Mereka yang tergabung dalam tim Ata Kana Awai adalah Muhammad Fuji Hanafi, Aris Abdillah, dan Muhammad Anton Fajri.

Produk tersebut telah berhasil meraih juara 3 Lomba Beton Nasional yang diadakan Politeknik Negeri Bali pada 14 Oktober 2016 lalu. Tim Ata Kana Awai ini lolos seleksi 10 besar setelah mengirimkan proposal dan dilanjutkan dengan pengiriman makalah. Selain tim tersebut, ada juga tim CESKO13 yang juga mahasiswa Teknil Sipil Unsyiah. Tim ini pun masuk dalam juara 10 besar.

Tim Ata Kana Awai berhasil menang dengan karya berupa produk beton berbahan material sawit. Mereka terinspirasi membuat beton ramah lingkungan karena melihat menggunungnya limbah sawit di kawasan Aceh Timur, Nagan Raya, dan daerah lainnya.

Baca: Konferensi ICAIOS di Unsyiah Membedah Buku Hasan Tiro

Muhammad Fuji mengatakan, produk beton dari cangkang sawit ini memiliki keunggulan tersendiri. Di antaranya adalah ramah lingkungan, ringan, harga murah, dan berdaya tekan 30 Mpa.

“Rencananya, kami juga akan menaikkan daya tekan agar beton ini bisa dimanfaatkan untuk wilayah yang rawan bencana,” katanya seperti dilansir situs Unsyiah, Selasa (1/11/2016).

Menurutnya, selama ini cangkang sawit dari sisa pembuatan minyak kelapa sawit langsung dibuang dan menggunung di lokasi pabrik olahan minyak sawit. Jadi muncul ide untuk memanfaatkannya sebagai material pembuatan beton. Selama ini pembuatan beton kerap menggunakan material pasir, kerikil, semen, dan air. Kali ini material pasir dan kerikil diganti dengan cangkang sawit yang bahannya lebih mudah didapat dan harganya juga terjangkau.

Baca: Osaka Gas Foundation Bantu Mahasiswa Unsyiah

“Jika kita terus-menerus membuat beton dengan material pasir dan kerikil, tentu akan berdampak negatif terhadap lingkungan dan bisa membawa bencana ke depannya,” tegas Fuji.

Sementara itu, Arif Abdillah menambahkan, kalau produk beton tersebut sudah diterima oleh masyarakat, maka rencananya akan diproduksi massal. Apalagi Aceh dikenal dengan daerah rawan gempa. Jadi beton ringan ini akan mampu mengurangi resiko gempa.

Ini inovasi terbaru, ke depan akan kita kembangkan lagi,” tambah Aris.

Ketua Tim Ata Kana Awai Muhammad Anton Fajri menambahkan, mereka berencana akan mematenkan produk tersebut dan kembali mengikuti lomba yang serupa. Produk beton ramah lingkungan ini mulai dibuat sejak Mei hingga Agustus 2016 atas bimbingan Dr. Ir. Mochammad Afifuddin., M.Eng, dosen Fakultas Teknik Unsyiah.

Baca: Unsyiah Gagas Kuliah Bersama dengan Universitas Luar Negeri

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Hukum
wwwwww