Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
9 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Polisi: Peledakan Mobil Dewan Bener Meriah tak Terkait Pilkada

Polisi: Peledakan Mobil Dewan Bener Meriah tak Terkait Pilkada
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan, menggelar konferensi pers di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Senin (19/9/2016) sore
Senin, 19 September 2016 18:22 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH – Sz, (35), PNS Puskesmas Gampong Mekar Ayu, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah ditangkap anggota kepolisian Polres Bener Meriah. Ia diduga menjadi otak pelaku pembuhunan berencana dengan meledakkan mobil dinas milik Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah di kawasan Gampong Menderek, Kecamatan Pinto Rime Gayo, Bener Meriah, Sabtu (17/9/2016).

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan, mengatakan, menurut keterangan tersangka Sz, Ia melakukan pembunuhan lantaran sakit hati terhadap sikap keluarga korban beberapa waktu lalu. "Tersangka Sz sakit hati terhadap keluarga korban dan diduga peledakan tersebut sudah direncakan dengan dibantu adik tersangka," ujarnya.

Sz merupakan istri kedua anggota dewan Bener Meriah, Ma. ‎Sebelum melakukan aksinya, tersangka mendapat informasi keberadaan para korban secara tidak sengaja saat ditelpon Ma. "Saat ditelepon, tersangka berkesempatan menanyakan keberadaan korban dengan modus menanyakan keadaan korban," kata Kombes Pol Goenawan.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, tersangka menelepon adiknya berinisial Af, (26), swasta, yang merupakan eksekutor peledakan mobil tersebut dengan memberitahukan keberadaan para korban.

Kombes Pol Goenawan menjelaskan, saat ini tersangka Sz masih ditahan di Mapolres Bener Meriah, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. "Sementara eksekutor Af, masih diburu dan dicari keberadaannya," jelasnya.

Tersangka dikenakan Pasal 338 jo Pasal 340 KUHP jo Pasal Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang Senjata Api. Ia menambahkan, kasus peledakan mobil tersebut tidak ada kaitannya dengan pemilu yang akan berlangsung sebentar lagi.

"Kasus ini masih terus kita dalami hingga menemukan titik terang dan permasalahan sebenarnya. Ini tidak ada kaitannya dengan pilkada, ini kasus dendam terhadap keluarga," tambahnya.

Editor:TAM
Kategori:GoNews Group, Cendekia
wwwwww