Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
8 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pengusaha Belawan Keluhkan KIM I dan KIM 2 Rawan Bajing Loncat dan Begal

Pengusaha Belawan Keluhkan KIM I dan KIM 2 Rawan Bajing Loncat dan Begal
Ilustrasi
Senin, 19 September 2016 19:28 WIB
Penulis: Yusuf Ahmad
MEDAN - Pengusaha ikan dan udang Kota Medan mengeluhkan aksi bajing loncat dan begal, yang kerap beroperasi di sejumlah wilayah di Belawan. Akibatnya, para pebisnis mengalami kerugian jutaan rupiah setiap hari.

Dalam siaran pers yang diterima GoSumut, Senin (19/9/2016) Pengusaha mengadukan nasib mereka ke Kantor DPC Partai PDI Perjuangan Medan Jalan Sekip Baru Medan, Minggu (18/9/2016).
Dalam aduannya, bajing loncat dan begal sudah beraksi sekitar setahun dan lokasi yang sering menjadi target operasi diantaranya di KIM 1 dan KIM 2 Belawan, jembatan tol Hamparan Perak, Bulu Cina dan di Air Tejun Pasar 5 Hamparan Perak.
Ketua DPC dan Fraksi PDI Perjuangan Kota Medan Hasyim SE meminta pihak kepolisian khususnya Polresta Medan dan Polres Pelabuhan Belawan dan jajarannya untuk bertindak tegas mencegah dan menyelesaikan masalah ini. Pasalnya, tindakan bajing lonjat dan begal sudah sangat meresahkan para pengusaha.
“Pihak kepolisian dalam hal ini Satgas anti preman, anti begal dan anti bajing loncat harus melakukan razia atau patroli rutin 24 jam atau dengan sistem Siang Malam Subuh (SMS). Jika ini dilakukan tentunya akan mengurangi tindak kejahatan di wilayah tersebut,” katanya, kemarin.
Ia menambahkan, dari aduan masyarakat dan pengusaha, udang dan ikan yang dijarah itu 10 sampai 20 kilogram dan hampir setiap hari. Itu sudah mencapai lebih dari Rp1 juta. Dan jika tidak diberikan, supir pengangkut udang dan ikan dari Aceh ditodong pisau.
Jika ini dibiarkan dan berlanjut terus, kata Hasyim, maka akan menghambat pertumbuhan ekonomi. Apalagi, Kota Medan merupakan kota terbesar nomor tiga di Indonesia dan tentunya persoalan kenyamanan, ketertiban dan keamaanan menjadi salah satu perhatian.
Apabila Kamtibmas terganggu baik dari begal dan lain sebagainya mengurangi animo pengusaha baik dalam negeri ataupun luar negeri untuk berinvestasi ke Medan.

wwwwww