Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
11 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
4 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Balai Kota

David Tegaskan Hanya Pasien Rawat Jalan yang Belum Bisa Dilayani RSUD Telukkuantan

Senin, 19 September 2016 14:41 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Telukkuantan, dr. David Oloan, MARS menyatakan hanya pasien rawat jalan yang belum bisa dilayani RSUD. Sedangkan pasien rawat inap dan emergency tetap mendapatkan layanan dari dokter yang ada.

"Pasien rawat inap dan emergency tetap mendapatkan pelayanan. Tapi, pasien peserta BPJS memang belum bisa dilayani," ujar David kepada GoRiau.com, Senin (19/9/2016) pagi di Telukkuantan.

Karena itu, lanjut dia, dokter spesialis yang biasanya di poly kini berada di emergency dan rawat inap. "Poly memang belum dibuka, karena krisis obat. Tapi dokternya masuk di bagian emergency," jelas David.

Mengenai nasib RSUD ini, dirinya selaku direktur telah melakukan beberapa kali pertemuan dengan komite medik dan BPJS. "Kemaren kita sudah duduk bersama."

"Hasilnya, komite medik minta data obat apa saja yang belum ada. Ini sudah kita sampaikan ke Dinas Kesehatan. Nah, kalau data ini sudah keluar, rencananya kita duduk lagi bersama komite medik dan BPJS," papar David.

Ia berharap, segala kebutuhan obat-obatan segera terpenuhi agar pelayanan RSUD Telukkuantan bisa berjalan dengan normal.***

wwwwww