Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
16 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
15 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Angin Kencang dan Longsor Terjang Solok, BPBD Tetapkan Status Darurat

Angin Kencang dan Longsor Terjang Solok, BPBD Tetapkan Status Darurat
Dampak bencana angin kencang di Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti, Kab. Solok.
Senin, 29 Agustus 2016 15:45 WIB
Penulis: Dafrizal

SOLOK - Angin kencang dan longsor yang menerjang wilayah Kabupaten Solok, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menetapkan status darurat siaga bencana untuk dua minggu ke depan.

Kepala BPBD Kabupaten Solok Abdul Manan menjelaskan angin kencang menerjang Kecamatan Lembah Gumanti yang mencapai sekira 200-an rumah rusak akibat diterjang angin kencang pada 24 dan 25 Agustus 2016 lalu.

“Rata-rata rumah yang terkena angin kencang ini atapnya lepas," jelas Abdul Manan. Rumah korban ada yang rusak sedang dsn rusak berat. Saat ini BPBD sedang melakukan pendataan. Pemerintah nagari dan kecamatan diharapkan mendata kerusakan tersebut sebab mereka yang lebih tahu secara detail kondisi warganya,” katanya pada GoSumbar.

Manan menambahkan apabila data sudah lengkap, pihaknya akan menyerahkan kepada Dinas Sosial untuk dibantu. Jika tidak ada bantuan logistik pihaknya akan melakukan koordinasi dengan provinsi.

“Saat ini kita belum menyalurkan bantuan kepada warga sebab datanya belum ada," ujarnya. Untuk sementara warga yang terkena angin kencang ini mengungsi ke rumah tetangga yang tidak kena, sementara kita telah menyiapkan beberapa bantuan berupa tenda dan tenaga dari BPBD,” ulasnya.

Sampai beberapa hari ke depan, kondisi di daerahnya masih berpeluang terjadi hujan lebat beserta angin kencang. “Untuk itu kita menetapkan status siaga darurat bencana, jika terjadi bencana kita sudah siap memberikan pertolongan dan evakuasi. Status itu sudah kita tetapkan sejak seminggu lalu. ***

Editor:W Leto Tapays
Kategori:Sail, GoNews Group, Warga Bertuah
wwwwww