Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
10 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Mengerikan! Begini Hasil Otopsi Jasad Brigadir Adil yang Tewas Seketika Ditikam Oknum Honorer Dispenda Meranti

Mengerikan! Begini Hasil Otopsi Jasad Brigadir Adil yang Tewas Seketika Ditikam Oknum Honorer Dispenda Meranti
Jasad Adil saat di RSUD di Kepulauan Meranti
Kamis, 25 Agustus 2016 17:44 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Riau, Kamis (25/8/2016) siang, sudah melakukan otopsi terhadap jenazah Brigadir Adil S Tambunan. Polisi yang dinas di Kabupaten Kepulauan Meranti itu tewas seketika akibat pendarahan hebat.

Menurut hasil otopsi di Instalasi Forensik rumah sakit, Brigadir Adil alami luka tusuk di dagu, dada, punggung, ketiak dan lengan. Pria berumur 30 tahun itu juga terluka di bagian organ paru kiri dan organ jantung akibat tikaman tersebut.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com, luka tusuk di dada Adil bahkan menembus organ jantung dan batang nadi, sehingga menimbulkan pendarahan hebat. Sebab itu, nyawa Adil tak tertolong lagi saat dibawa ke RSUD di sana.

Sementara AAP, oknum honorer Dispenda Kepulauan Meranti yang melakukan penikaman terhadap korban juga tewas, setelah dua peluru petugas bersarang di paha dan mata kaki. "Diduga karena kehabisan darah," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo.

Beralasan, mengingat lokasi tempat AAP ditangkap berada jauh dari pusat kota, yakni di Kepulauan Merbau "itu dua jam (perjalanan, red) dengan speedboat. Ia meninggal saat diperjalanan," ucap dia saat berbincang dengan GoRiau.com di ruangannya.

Akibat kasus ini, ribuan warga Meranti sempat mendatangi RSUD mempertanyakan sebab tewasnya AAP. Bahkan massa juga menyerbu Mapolres dan terlibat kerusuhan dengan polisi. Imbasnya, seorang warga tewas terkena lemparan batu. ***

wwwwww