Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
24 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
9 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
13 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
9 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
9 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
6
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
7 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tinjau Irigasi Koto Lua, Ketua Komisi III Helmi Moesim Desak Dinas PU Lakukan Perbaikan

Tinjau Irigasi Koto Lua, Ketua Komisi III Helmi Moesim Desak Dinas PU Lakukan Perbaikan
Ketua Komisi III DPRD Padang. Helmi Moesim meninjau Irigasi Koto Lua, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh dan mendesak DPU Padang lakukan perbaikan
Selasa, 23 Agustus 2016 17:08 WIB
Penulis: Agib Noerman

PADANG - Masyarakat Koto Lua, Kelurahan Kapalo Koto Kecamatan Pauh mengkhawatirkan kondisi tebing saluran tersier yang masih belum di Dam. Khususnya warga RT 03, RW 03 Koto Lua, tebing tersebut sewaktu-waktu bisa longsor dan membahayakan mereka.

"Tebing tersier tersebut berada di belakang rumah warga, kondisi ini cukup mengkhawatirkan jika terjadi pengikikisan tebing. Apalagi banjir juga kerap terjadi dan bisa berdampak rumah warga bisa amblas," kata Dasrul salah seorang warga sekitar, Senin (22/8/2016).

Warga menyampaikan saluran irigasi juga harus dibenahi pada kawasan ini. Dengan diperbaikinya nanti saluran irigasi akan mengaliri sawah pada empat RW di daerah Koto Lua Kelurahan Kapalo Koto Kecamatan Pauh.

Menyikapi hal ini, Ketua Komisi III DPRD Padang, Helmi Moesim mendesak Dinas PU memperbaiki dinding Dam pada saluran tersier. Sebab, abrasi yang terjadi pada dinding saluran tersier akan terus terkikis akibat banjir yang sering terjadi pada kawasan tersebut. Kondisi ini bisa mengakibatkan rumah warga akan amblas di tepi tebing saluran tersier tersebut.

"Dinas PU segera memperbaiki dinding saluran tersier tersebut sebelum berdampak pada keselematan warga," tegas Helmi Moesim saat meninjau lokasi.

Kasi Drainase PU Padang, Kasmaizal mengatakan Dinas PU baru bisa melaksanakan pembagunan dinding Dam pada saluran tersier di RT 03, RW 03 lebih kurang 100 meter.dengan ketinggian Dam 1,5 meter.

Pengerjaan ini dilakukan tidak bisa dilaksanakan sepenuhnya karena kami bisa melakukannya dengan satu kali program terlebih dahulu. Untuk pengerjaan melalui anggaran di PU sebesar Rp 50 juta dan itu belum termasuk irigasi.

Dam terlebih dahulu dibuat sebelah saja pada bagian belakang rumah warga untuk antisipasi agar rumah warga tidak amblas di bawa arus air.

"Pengerjaan irigasi bukanlah pekerjaan pada Kasi Drainase, namun hal ini akan saya sampaikan kepada Kabid PU Padang," ungkapnya. (agb)

wwwwww