Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
24 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
9 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
12 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
9 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
9 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
6
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
6 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Gempa Bumi Pasaman Sumbar, Ternyata Dipicu Sesar Aktif, Ini Penjelasanya

Gempa Bumi Pasaman Sumbar, Ternyata Dipicu Sesar Aktif, Ini Penjelasanya
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. (istimewa)
Senin, 11 Juli 2016 02:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - pada hari Minggu (10/7/2016), gempa bumi tektonik mengguncang sebagian besar wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya.

Daeri hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini terjadi pada pukul 16.31.58 WIB dengan kekuatan M=5,4 Skala Richter. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,21 LU dan 100,08 BT, tepatnya di darat pada jarak sekitar 10 kilometer arah baratdaya Kota Pasaman, Sumbar pada kedalaman hiposenter 10 kilometer.

Berdasarkan analisis peta guncangan (shakemap) BMKG, tampak bahwa guncangan gempabumi ini dirasakan di Pasaman dan sekitarnya dalam skala intensitas II SIG-BMKG (IV MMI), selanjutnyadi Padang Panjang, Sicincin, Payakumbuh, Bukit Tinggi, Tanah Datar dalam intensitas II SIG-BMKG (III MMI) dan di Padang dan Pakanbaru intensitas I SIG BMKG (II MMI)

Di Pasaman dan sekitarnya gempabumi dirasakan cukup kuat oleh orang banyak, sementara benda-benda tergantung berayun dan jendela kaca bergetar.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi yang terjadi merupakan gempabumi kedalaman dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Sesar aktif yang dimaksud adalah zona Sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone). Dugaan kuat segmen yang aktif dan memicu gempabumi saat ini adalah segmen Sesar Sumpur dengan laju geser 1 cm/tahun.

Terkait peristiwa gempa bumi yang mengguncang sebagian besar wilayah Sumatera Barat, hingga berita ini dibuat belum ada laporan mengenai kerusakan, untuk itu kepada seluruh warga masyarakat Sumatera Barat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggungjawab krn berdasarkan monitoring BMKG tidak menunjukkan adanya gempa susulan yang lebih besar. (***) Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKGTwitter: @daryonobmkg[10/7 18.01] daryonobmg: Ada 2 kali gempa susulan.dgn.kekuatan 4,3 SR dan 3,4 SR

wwwwww