Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
9 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
16 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Hukum

Tutup Pesantren Ramadan, Walikota Padang Ajak Warga Saling Menjaga

Tutup Pesantren Ramadan, Walikota Padang Ajak Warga Saling Menjaga
Wako Padang Mahyeldi ketika memberikan piala kepada pelajar terbaik Pesantren Ramadan di MAN 2 Padang. (Humas Padang/Charlie)
Kamis, 30 Juni 2016 07:10 WIB

PADANG - Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo akhirnya menutup pelaksanaan kegiatan Pesantren Ramadhan 1437 H. Kegiatan keagamaan bagi siswa sekolah selama bulan puasa ini ditutup di Masjid Ikhwanusshifa, Kompleks MAN 2 Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Selasa (28/6/2016) malam.

Dalam penutupan Pesantren Ramadhan itu, Walikota mengingatkan warga agar saling menjaga. Tidak saja menjaga lingkungan, akan tetapi juga menjaga anak-anak dan generasi muda dari hal negatif.

“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan agar Padang lebih baik ke depannya,” kata walikota di depan seluruh jamaah.

Dikatakan walikota, saat ini generasi muda perlu dijaga dari pengaruh negatif. Mulai dari pengaruh perkembangan teknologi serta narkoba. “Kita tak heran jika saat ini sel di Polresta didominasi oleh generasi muda,” ungkapnya.

Karena itu, seluruh generasi muda perlu dibekali. Salah satunya dengan pelaksanaan Pesantren Ramadhan. Lewat Pesantren Ramadhan, akan diperoleh berbagai manfaat.

“Ada tiga hal yang diraih saat Pesantren Ramadhan, yakni iman, ilmu pengetahuan, serta kekompakan,” terang walikota.

Di sisi lain, Kelurahan Gunung Pangilun termasuk kawasan padat. Serta kawasan pendidikan. Warga diimbau untuk menjaga lingkungan agar terjauh dari bencana banjir, macet dan sampah.

“Mari kita jaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak menutup saluran drainase, dan menjaga ketertiban umum,” imbau Walikota.

Di penghujung acara, Walikota Padang menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba pada Pesantren Ramadhan tersebut. Tidak hanya walikota, Lurah Gunung Pangilun, Andi Amir juga ikut menyerahkan hadiah kepada pemenang. Termasuk Babinsa dan Kamtibmas di kelurahan tersebut.

Sementara itu, Lurah Gunung Pangilun, Andi Amir mengatakan Pesantren Ramadhan di masjid tersebut diikuti oleh 131 santri. Sedangkan untuk di Kecamatan Padang Utara sendiri, dari 23 masjid dan mushalla yang ada, 17 masjid yang menggelar Pesantren Ramadhan.

“Jumlah santri yang ikut dalam tahun ini sebanyak 1.360 santri,” ujar lurah yang juga pintar membawa acara ini. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Hukum, GoNews Group, Kulim
wwwwww