Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
12 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
5 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Cendekia

Diduga Beraksi di Bulan Ramadhan: Tim SK-4 Jaring Lima PSK

Diduga Beraksi di Bulan Ramadhan: Tim SK-4 Jaring Lima PSK
Tim SK-4 Jaring Lima PSK. (tri)
Rabu, 29 Juni 2016 10:50 WIB
Penulis: Tri Nanda
LIMA PULUH KOTA--Tim gabungan yang terdiri dari Sat Pol PP, Kepolisian dan TNI berhasil menjaring 5 wanita yang diduga berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK). Kelimanya diamankan tim gabungan (SK-4) Limapuluh Kota yang melakukan operasi penertiban di kawasan Ulu Aia, Kecamatan Harau, Senin (27/6) malam.

Dalam operasi yang dipimpin Kasat Pol PP Limapuluh Kota, Widya Putra, sekitar pukul 21.30 WIB malam itu, aparat mengendus adanya aktifitas yang menjurus kearah maksiat di sekitar lokasi. "Mereka (para PSK) diamankan setelah kita gerebek di dua warung minuman," kata Widya Putra, di markas Satpol PP kawasan Tanjungpati.

Informasi terkait aktifitas layaknya di tempat lokalisasi itu diterima Sat Pol PP dari masyarakat. Dua warung minuman, yang berjejer di pinggir jalan lintas Sumbar-Riau atau tak jauh dari kawasan Fly Over Kelok Sembilan itu disinyalir kerap disinggahi para lelaki hidung belang, seperti sopir angkutan.

Para sopir kerap terlihat warga berhenti di warung-warung untuk beristirahat melepas lelah. "Diduga, para sopir yang mangkal di warung-warung pinggir jalan itu, juga menjadi langganan para wanita PSK," sebut Widya Putra didampingi Kabid PPID Hanif.

Mendapat laporan, Kasat Pol PP menyebut, pihaknya bersama aparat gabungan SK 4 yang berpatroli malam itu langsung melakukan penggerebekan. Walhasil, dari dua warung milik warga yang diperiksa, aparat mendapati lima wanita yang berasal dari berbagai daerah di luar Limapuluh Kota.

Para wanita yang berstatus janda itu diantaranya berinisial MA (34) asal Medan, LA (36) asal Banyuwangi, MR (40) asal Sumsel. Kemudian juga YL (29) asal Tapanuli Selatan serta FM (30) asal Medan. Setelah memeriksa identitasnya, mereka pun digelandang ke Mako Pol PP.

Begitu diperiksa penyidik PPNS, para wanita itu mengakui, kalau mereka bekerja di warung-warung di Ulu Aia, untuk mencari nafkah. Ketika diperiksa di Mako Pol PP, Wakil Bupati Ferizal Ridwan yang memperoleh informasi pengamanan sempat memantau upaya penertiban itu.

Wabup Ferizal meminta kepada Sat Pol PP untuk mendata para PSK, berikut menelusuri mucikari yang sengaja mendatangkan para wanita itu ke Limapuluh Kota.

"Sebagian dari mereka terindikasi sebagai pemain lama. Mereka saya perintahkan agar dibawa ke panti rehabilitasi di Sukarami, Solok, untuk diberi pembinaan dan keterampilan. Tidak boleh ada maksiat di Limapuluh Kota, apalagi sepanjang Bulan Ramadhan," tegas Ferizal.***

Editor:M. Siebert
Kategori:Jiran, Cendekia
wwwwww