Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
19 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
19 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
10 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Kapolri, Panja Komisi III DPR Beberkan 700 Laporan Perilaku Miring Polisi

Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Kapolri, Panja Komisi III DPR Beberkan 700 Laporan Perilaku Miring Polisi
Komjen Tito saat memasuki gedung DPR RI dan disambut politisi Demokrat Ruhut Sitompul.
Kamis, 23 Juni 2016 14:42 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Tim Panja Komisi III DPR, mengambil momentum saat digelarnya uji kepatutan dan kelayakan calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Tito Karnavian yang digelar Komisi III DPR guna membeberkan prilaku buruk oknum Kepolisian.

Tidak tanggung-tanggung, Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa mencatat, ada 700 san kasus yan masuk ke Tim Panja dari masyarakat.

"Saya mencatat ada 700 laporan tentang kinerja kepolisian, terkait lamban penanganan kasus, tidak serius dan ironisnya ada laporan oknum kepolisian meminta duit. Macam-macamlah," beber Desmond J Mahesa di ruang sidang, Gedung Nusantara II Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2016) siang.

Menurut politisi Partai Gerindra ini dalam kurun waktu sebulan DPR bersidang setelah reses, setidaknya ada 50 laporan dari masyarakat yang masuk ke Panja Komisi III. Menariknya lagi, lanjut Desmon, salah satu laporan menyangkut kasus penanganan Pasar Turi, Surabaya.

"Kasus Pasar Turi tidak ada tindaklanjutnya. Banyak ketidakberesan penanganan kasus tersebut. Salah satunya tindakan pengusaha yang berlindung ke aparat kepolisian," katanya.

Dia juga menyampaikan masih terjadi kasus klasik seperti permainan dalam penerimaan bintara. Di Dapilnya, Banten, Desmon membeberkan kalau penerimaan bintara masih diatur, siapa yang bisa membayar diluluskan. Sementara yang berkualitas hanya karena tidak punya uang tidak diluluskan.

"Jangan dimain-mainkan yang begini. Kalau tidak lulus dipulangkan saja. Ini PR pak calon Kapolri," kata Desmond.

Sementara Anggota Komisi III asal PDIP, Junimart Girsang berharap, agar Komjen Pol Tito Karnavian bisa memberantas mafia di kepolisian jika disetujui menjabat Kapolri.

Harapan ini diutarakan Junimart Girsang saat fit and proper test Tito di gedung Nusantara II, Senayan.

"Saya meminta kepada saudara calon Kapolri untuk membasmi para polisi yang menjadi mafia," kata Junimart.

Salah satu mafia itu, beber Junimart, diketahuinya perempuan. Informasi ini bahkan pernah disampaikannya langsung ke Tito ketika masih menjabat Kapolda Metro Jaya.

"Nah sudah saatnya dibuktikan kalau calon Kapolri nantinya menjadi Kapolri, " kata Junimart.

Menurut Junimart, sepak terjang mafia perempuan ini sangat luar biasa. Banyak kasus yang berhenti jika di tangannya. "Nanti setelah menjadi Kapolri saya akan menyampaikan data mereka," janji Junimart. ***

wwwwww