Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
24 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
15 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
15 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
16 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
13 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah
Ayo Mudik!

Angkasa Pura Prediksi Jumlah Pemudik dengan Pesawat Tahun Ini Capai 2,78 Juta Penumpang

Angkasa Pura Prediksi Jumlah Pemudik dengan Pesawat Tahun Ini Capai 2,78 Juta Penumpang
Ilustrasi mudik lebaran. (net)
Rabu, 22 Juni 2016 11:39 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Jumlah pemudik lebaran tahun 2016 diprediksi lebih banyak dibanding tahun lalu. Bahkan untuk jalur udara diperkirakan akan mencapai kenaikan sebesar 3,2 persen.

Hal tersebut diungkapkan Manajer Humas PT Angkasa Pura II, Chairul Anwar saat dihubungi GoNews.co melalui Whatsapp, Rabu (22/06/2016).

"PT Angkasa Pura II memprediksi jumlah pemudik Lebaran 2016 pada bulan Juli besok akan mengalami kenaikan sekitar 3, 2 persen. Dengan jumlah penumpang kita perkirakan mencapai 2,78 juta orang," ujar Chairul.

Untuk itu kata Chairul, sejumlah maskapai penerbangan domestik diminta agar siap siaga dan jika diperlukan harus menyiapkan armada atau pesawat tambahan guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

"Lonjakan ini terjadi hampir keseluruh wilayah di Indonesia, yang terbesar adalah pemudik menuju Jawa bagian timur, Indonesia Timur, dan Sumatera. Alasan pemudik menggunakan jasa transportasi udara juga efek dari bencana banjir yang terjadi di wilayah Jawa Tengah," ujarnya.

Chairul juga mengatakan, puncak arus mudik sendiri diperkirakan terjadi pada pada H-5 hingga H-3 namun bandara sudah ramai sejak H-9.

"Biasanya H-9 mulai ramai. Sementara puncak arus balik pada H+5, H+9, dan H+10," pungkasnya. ***

wwwwww