Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
23 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
8 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
12 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
8 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
9 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
6
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
6 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Protes dengan Hasil Penerimaan Siswa Baru, MTsN 1 Bukittinggi Ini Digembok Warga

Protes dengan Hasil Penerimaan Siswa Baru, MTsN 1 Bukittinggi Ini Digembok Warga
Tidak puas dengan hasil penerimaan siswa baru, MTsN 1 Bukittinggi digembok warga Gulai Bancah, Senin 20 Juni 2016.
Senin, 20 Juni 2016 16:48 WIB
Penulis: jontra
BUKITTINGGI - Tanpa diduga, Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Gulai Bancah, Bukittinggi digembok warga, Senin 20 Juni 2016. Di atas gembok itu terpajang kertas karton biru bertuliskan ‘dilarang membuka gembok tanpa musyawarah dengan tokoh masyarakat Gulai Bancah’.

Aksi penggembokan sekolah ini sangat disesalkan pihak sekolah, karena pada hari yang bersamaan, atau pada hari ini di MTsn 1 Bukittinggi juga dilakukan Syahadah Tahfizh Siswa Madrasah (MI, MTs dan MA), serta Pengukuhan Tim Pembina Tahfizh Kota Bukittinggi yang mengundang pemerintah Kota Bukittinggi.

Tak pelak, pihak sekolah, serta pengunjung dan siswa yang mau mendaftar ulang ke sekolah tersebut terpaksa menumpang masuk melalui lingkungan sekolah MAN 1 Model Bukittinggi, yang persis berada di belakang sekolah tersebut.

Terkait penggembokan tersebut, Kepala Kemenag Kota Bukittinggi M. Nur mengatakan, dia memang mendapat kabar dari pihak sekolah tentang penggembokan MTsN 1 Bukittinggi yang dilakukan oleh masyarakat tadi malam.

“Bahkan katanya, juga ada yang mengatasnamakan dari tokoh masyarakat, yang merasa tidak puas dengan hasil penerimaan siswa baru. Penerimaan itu sebenarnya telah diatur dalam Keputusan Dirjen Pendidikan Islam, yang mana ada dua inti di dalamnya, yakni waktu tidak sama dengan dinas, dan yang kedua andaikata jumlah siswa melebihi kapasitas, dilakukan tes. Jadi tidak ada istilah pesanan dan titipan,” ungkap M.Nur.

Dikatakan juga oleh M.Nur, sebenarnya pihak sekolah juga paham dan maklum, karena MTsN 1 Bukittinggi berada di Tanah Ulayat Gulai Bancah semenjak dulu. Pihak sekolah juga telah menerima dan memberikan fasilitas tersebut pada anak-anak Gulai Bancah.

“Namun, ternyata yang masuk itu, mohon maaf, ada anak warga yang bukan ber-KK (Kepala Keluarga) Gulai Bancah. Nah, kali ini, berapa banyak anak Gulai Bancah yang harus masuk di MTsN 1 Bukittinggi sesuai permintaan warga, itu nanti bisa minta datanya ke pihak sekolah. Kronologisnya silahkan juga tanyakan ke pihak sekolah,” pungkasnya.(**)

wwwwww