Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
9 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
9 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
11 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
11 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Cendekia

Tahanan Wanita Umur 62 Tahun Lolos dari RSJ Panam, Pas Ditanya Warga Jawabnya Mau Maraton

Tahanan Wanita Umur 62 Tahun Lolos dari RSJ Panam, Pas Ditanya Warga Jawabnya Mau Maraton
Ilustrasi (internet)
Senin, 16 Mei 2016 17:40 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - W alias Bie Yan, wanita umur 62 tahun warga Sungai Pakning, Kabupaten Bengkalis-Riau akhirnya berhasil diamankan polisi, Senin (16/5/2016). Tahanan Polsek Bukit Batu tersebut sempat bikin repot polisi setelah berhasil kabur dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, satu hari sebelumnya.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com, Bie Yan lolos dari penjagaan polisi yang tengah tertidur di luar kamar observasi IGD RSJ Tampan, Minggu semalam, pukul 03.50 WIB. Bie Yan lalu kabur melalui pagar depan dan berjalan kaki tanpa menggunakan alas.

Ketika itu Bie Yan sempat ditanyai warga sekitar. Ia menjawab sedang maraton atau lari pagi. Mendengar itu, warga pun tak menaruh curiga, padahl ia adalah tahanan Polsek yang sedang dirawat di RSJ akibat gangguan jiwa. Beberapa saat setelah Bie Yan kabur, pihak sekuriti langsung mengabari polisi jaga.

Mengetahui ada tahanan yang lolos, petugas pun langsung melakukan penyisiran, hingga akhirnya ditemukan Senin tadi. Diketahui kalau nenek tersebut ditahan oleh Polsek Bukit Batu atas dugaan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Hasil rekomendasi dokter, Bie Yan pun dirujuk ke RSJ Tampan pada 13 Mei 2016.

Selama di sana, sang nenek sering ribut-ribut dan histeris sendiri. Bahkan jika pintu ditutup, Bie Yan pun menangis dan menyiksa diri. Belum lagi dia juga menolak makan dan minum. Kuat dugaan, dalam kondisi itu si nenek kabur dengan mudah, persis ketika polisi tidur di teras luar.

"Menurut surat dari klinik, dia diduga mengalami OCD (gangguan kejiwaan). Berdasarkan rekomendasi psikiater agar dilakukan pengobatan lebih lanjut (di RSJ). Saran dokter di situ, dia harus menjalani observasi selama 14 hari," ungkap Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Senin sore di ruangannya. ***

wwwwww