Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
4 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
3 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
6
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Sempat Dirawat di RS Cilandak, Suporter TheJack Korban Pemukulan Polisi di GBK Hari Ini Meninggal Dunia

Sempat Dirawat di RS Cilandak, Suporter TheJack Korban Pemukulan Polisi di GBK Hari Ini Meninggal Dunia
anggota suporter The Jack Mania yang meninggal dunia usai bentrok di Pintu 12 Stadion Gelora Bung Karno. (dok. The Jack)
Minggu, 15 Mei 2016 13:35 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Kabar duka menyelimuti suporter sepakbola dalam negeri. Seorang suporter klub sepakbola ibu kota yakni Persija, meninggal dunia setelah koma selama dua hari di RS Mariniri Cilandak, Minggu (15/05/2016).

Suporter orange The Jak Mania yang diketahui bernama Fahreza (14), merupakan korban bentrokan didepan pintu 12 Stadion GBK.

Dari penuturan salah seorang The Jak lainya, sebelumnya Fahreza terjebak ditengah-tengah massa yang terlibat dorong-dorongan dengan polisi.

Saat membubarkan para suporter inilah, Polisi bertindak brutal dan memukuli para The Jack. "Fahreza terkena pukulan aparat Kepolisian, dia mengalami beberapa luka di bagian kepala dan wajah, sempat koma dua hari dan dirawat di RS Cilandak, tapi tak tertolong lagi, dia meninggal," cerita Dhani kepada GoNews Group.

Dari penuturan orang tua Fahreza, Syamsudin menuturkan, anaknya tersebut menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 05.00 WIB dinihari tadi. "Usai salat subuh anak saya meninggal," jawabnya singkat.

Syamsudin mengaku hanya pasrah dan sudah mengikhlaskan kepergian anaknya tersebut. Namun dirinya meminta pihak Kepolisian untuk mengusut kejadian yang menghilangkan nyawa anaknya tersebut.

"Iya pihak Polisi harus mencari siapa oknum yang memukuli anak saya," tegasnya.

Sampai berita ini diposting belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian terkait insiden yang menewaskan suprter The Jack tersebut. ***

wwwwww