Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
10 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
13 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
9 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
10 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
7 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Ayo Indonesia Bisa!

Meski Tak Lolos ke Limit A Olimpiade, Gede Siman Sudartawa Lebih Percaya Diri

Meski Tak Lolos ke Limit A Olimpiade, Gede Siman Sudartawa Lebih Percaya Diri
Gede Siman Sudartawam (GoNews Group/Azhari)
Senin, 09 Mei 2016 14:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SELANGOR, MALAYSIA- lolos limit A Olimpiade Rio de Jeneiro 2016 pada saat mengikuti Kejuaraan Renang Malaysia Terbuka 2016 yang berakhir Minggu (8/5/2016) tak membuat perenang I Gede Siman berkecil hati. Sebaliknya, dia malah lebih percaya diri untuk tampil pada Kejuaraan Renang Perancis Terbuka 2016 yang sekaligus babak kualifikasi Olimpiade Rio de Jeneiro, 2-3 Juli 2016.

"Saya optimis bisa lolos limit A pada Prancis Open nanti. Di Malaysia Open saja, saya tidak difokuskan bisa mencapai waktu lebih baik dari SEA Games 2015," kata Siman di Selangor Malaysia.

Keyakinan pria kelahiran Klungkung, Bali, 8 September 1994 cukup beralasan. Apalagi, dia mengalami kemajuan pesat sejak Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) membantu seluruh program latihannya untuk mewujudkan mimpinya tampil yang kedua kalinya di Olimpiade Rio de Jeneiro 2016. Sebelumnya, Siman menjadi satu-satunya perenang Indonesia yang tampil di Olimpiade London 2012.

"Keberadaan Satlak Prima sekarang jauh lebih baik terutama dalam memperhatikan persiapan atlet. Baru pertama kali, persiapan tim renang kedatangan tim Strength and Conditioning yang sangat membantu sekali untuk peningkatan prestasi," katanya.

Di Malaysia Open, Siman bukan hanya merebut dua emas tetapi berhasil memecahkan rekor 50M Gaya Punggung SEA Games dengan mencatat waktu 25,17 detik. Catatan waktu yang ditorehkan Siman tersebut bukan hanya memecahkan rekor yang dicetak perenang Singapura, Quah Zeng Wen pada SEA Games Singapura 2015 dengan waktu 25, 27 detik. 

Tetapi, dia mampu melampaui catatan waktu peraih perunggu Asian Games Incheon 2014, An Xu Jiayu (China) 25,24 detik.

"Ya, Siman memang tidak dipersiapkan khusus untuk Malaysia Open, tetap dia mampu memecahkan rekor SEA Games sekaligus melampaui waktu perenang China, An Xu Jiayu yang meraih perunggu Asian Games Incheon 2014," kata Direktur Performa Tinggi (HPD) Renang, Hartadi.

Apa yang dicapai Siman dan kawan-kawan, kata Hartadi, sudah sesuai dengan periodisasi yg disusun yaitu pencapaian 99,5% dengan beban latihan yang masih tinggi.

"Kita sudah menjalankan program latihan on the track. Tinggal kita lanjutkan sesuai dengan perencanaan yang sudah ada. Mudah-mudahan, kita akan mendapatkan hasil yang optimal pada peak yang telah kita rencanakan pada final Qualification yang kita ikuti di Prancis," katanya.

Pelatnas renang PRSI menyiapkan lima atlet putra menuju Olimpiade Rio yaitu I Gede Siman Sudartawa, Glenn Victor Sutanto, Triady Fauzi Sidiq, Ricky Anggawijaya, dan Fadlan Prawira. Tiga atlet nomor sprint yaitu Siman, Glenn, dan Triady telah menjalani pemusatan pelatihan di Australia selama dua bulan. "Target kita sih meloskan dua perenang ke Rio de Jeneiro," katanya. (nst)

Editor:Daniel Caramoy
Kategori:Gelanggang, Kabar Bertuah
wwwwww