Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
23 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
8 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
11 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
8 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
8 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Massa HMI Pekanbaru Berunjuk Rasa Desak Wakil Ketua KPK Dicopot, 'Pak Saut Tidak Paham Sejarah'

Massa HMI Pekanbaru Berunjuk Rasa Desak Wakil Ketua KPK Dicopot, Pak Saut Tidak Paham Sejarah
Aksi Massa HMI di Bundaran Zapin, Pekanbaru (Foto: Chairul Hadi)
Senin, 09 Mei 2016 12:04 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Puluhan pengunjuk rasa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru, Riau, Senin (9/5/2016) siang, menggelar demonstrasi di Bundaran Zapin, Jalan Jenderal Sudirman. Dalam aksinya, mereka menuntut agar Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dicopot dari jabatannya.

Unjuk rasa itu buntut dari statemen Saut Situmorang yang diduga mendeskreditkan HMI se-Indonesia. Menyikapi ini, HMI pun menggalang aksi serentak di 200 cabang HMI diseluruh Indonesia. "Penghinaan Pak Saut ini tidak mendasar. Pak Saut tidak paham sejarah," sebut koordinator aksi, Mujiburrahman.

Kepada GoRiau.com, Mujiburrahman melanjutkan, pihaknya menuntut beberapa poin, antara lain mendesak agar Saut meminta maaf secara terbuka, termasuk ke media masa dalam waktu lima hari ke depan. "Kita juga minta yang bersangkutan mundur jadi jabatannya," pertegasnya.

"Sebagai pejabat publik, apa yang diomongkan Saut kami nilai kurang pantas. Kita juga minta supaya dewan kode etik KPK agar mengusut statemen beliau saat itu," sambungnya disela-sela aksi unjuk rasa.

Tidak cuma disitu saja, usai berunjuk rasa nanti, HMI Cabang Pekanbaru juga akan membuat laporan resmi ke Mapolresta Pekanbaru dan Polda Riau. "Kita akan melaporkan secara resmi siang ini jam 14.00 WIB terkait dugaan pelecehan. Nanti akan diwakili para alumni HMI," ulasnya.

Jika tidak digubris, HMI Cabang Pekanbaru mengancam bakal menurunkan aksi massa yang lebih besar lagi. Demonstrasi tersebut, mendapat pengawalan dari pihak kepolisian Pekanbaru. Ruas lalu lintas juga sempat macet, khususnya diseputaran Tugu Zapin. ***

wwwwww