Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
23 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
9 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
9 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
4
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
5
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Bupati Cekmad: Dayah Terpadu Semakin Diminati di Aceh Utara

Bupati Cekmad: Dayah Terpadu Semakin Diminati di Aceh Utara
Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib menyalami para wisuda santri dayah terpadu Nurul Islam, Keude Karieng, Kecamatan Meura Mulia, Sabtu (7/5/2016)
Sabtu, 07 Mei 2016 18:20 WIB
Penulis: Mustafa Kamal Utsman
ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib memandang peran dayah terpadu sangat penting dalam mendidik generasi yang religius. Sebab itu dia bersyukur, di kabupaten itu semakin berkembang lembaga pendidikan sekolah digabungkan dengan pendidikan dayah salafi.

Hal itu disampaikan Bupati Muhamad Thaib atau sering disapa Cekmad itu saat membuka wisuda santri Dayah Terpadu Nurul Islam, Gampong Keude Karieng, Kecamatan Meura Mulia, Sabtu (7/5/2016).

“Dalam upaya mencapai keberhasilan pendidikan agama, saya memandang peran dayah terpadu menjadi sangat penting dan strategis. Dayah terpadu sebagai bagian integral sistem pendidikan kita, dituntut untuk secara terus menerus mengembangkan dayah sebagai lembaga penyelenggara pendidikan agama, juga pendidikan umum,” kata Cekmad.

Sambungnya, saat ini ada fenomena membahagiakan dalam konteks pendidikan keagamaan di Aceh Utara. Misalnya dengan semakin banyaknya tumbuh dayah terpadu, sehingga harus selektif dalam menerima santri baru. Fenomena ini sebuah kebanggaan, karena orientasi pendidikan anak-anak dan dukunganan orangtua mulai diarahkan kepada pendidikan agama.

Sebab, pendidikan tidak hanya ditilik dari kemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi saja, tetapi juga perbaikan akhlak serta iman dan taqwa sangat diperlukan demi masa depan generasi muda Aceh Utara. Hal inilah yang akan menjadi pondasi pembentukan karakter anak didik yang bersendi nilai-nilai qur’ani.

Untuk itu, diharapkan dayah terpadu sebagai lembaga pendidikan, hendaknya terus menerus melakukan penyempurnaan kurikulum, sesuai aspirasi masyarakat dan misi keislaman. Karena itulah, pemberian materi pendidikan yang konkret, aktual, dan relevan, seperti pemberian materi bahasa asing, ilmu komputer, dan ketrampilan hidup lainnya, menjadi kebutuhan substantif yang penting. (mku)

Kategori:Balai Kota
wwwwww