Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
11 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
18 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Cendekia

Genta Ditemukan Kritis di Stadion Utama Usai Ditikam Begal di Bagian Leher dan Perut

Genta Ditemukan Kritis di Stadion Utama Usai Ditikam Begal di Bagian Leher dan Perut
Ilustrasi (internet)
Jum'at, 06 Mei 2016 22:17 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Seorang pemuda bernama Genta Maulana Akbar (22), warga Jorong Tengah, Kecamatan Lintau Duo Utara Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, ditemukan kritis, Jumat (6/5/2016) pagi tadi, di kawasan Stadion Utama, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau.

Genta ditemukan kritis dan bersimbah darah oleh warga yang melintas di Stadion Utama Riau, pagi tadi, sekitar pukul 07.30 WIB. Pada tubuhnya ditemukan dua bekas tikaman, yaitu di leher dan perut. Warga pun langsung membawa warga Sumbar ini ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapat perawatan tim medis.

Keterangan yang dirangkum dari kepolisian, Genta diduga adalah korban perampasan sepeda motor. Karena selain dilukai, motor milik korban juga raib. Ditenggarai, antara pelaku dan korban pada saat kejadian posisinya berboncengan, sehingga Genta mudah dilumpuhkan dari belakang.

"Kita sudah minta keterangan sejumlah saksi. Di lokasi ditemukan juga sebilah pisau yang diduga digunakan untuk menikam korban," ungkap Kapolsek Tampan, Kompol Ari Setiawan Wibowo, Jumat malam.

Keterangan sementara yang didapat polisi dari korban, bahwa beberapa jam sebelum ditemukan kritis, Genta sempat bertemu seseorang di kawasan Sukajadi, tak berapa jauh dari kos-kosannya. Orang itu diakui dikenal dari Facebook. Tak lama setelahnya, Genta pun digiring ke Stadion Utama dan akhirnya dieksekusi di sana.

"Kondisi korban sudah siuman dan sudah bisa memberikan sedikit keterangan. Dari keterangan ini mudah-mudahan dapat segera meringkus pelakunya," tukas Kapolsek Tampan. ***

wwwwww