Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
6 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
13 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Surel dari Negeri Paman Sam

Cita-Cita Mulia, Hijrah ke New Medinah di Mississippi

Cita-Cita Mulia, Hijrah ke New Medinah di Mississippi
Gerbang masuk ke New Madinah, Mississippi, AS. (Foto: Irawan Nugroho/GoSumbar)
Jum'at, 06 Mei 2016 11:23 WIB

MISSISSIPI, AS - Jalan menuju kampung Muslim itu berliku. Namun sampai di sana, rombongan kami disambut dengan hangat oleh sejumlah warga New Medinah Muslim Community, sebuah kampung Muslim di kota kecil Sumrall di negara bagian Mississippi, AS.

Kampung Muslim yang berdiri tahun 1987 ini luasnya sekitar 32 hektar, dihuni sekitar 50-60 warga. Sebagian besar mereka ini adalah Muslim kulit hitam pengikut ajaran Warith Deen Muhammad, yang progresif.

Walaupun namanya kampung Muslim, ternyata ada juga warga non-Muslim yang tinggal di dalamnya. Ada masjid, community center, sekolah, tanah peternakan dan tanah pemakaman. Jalan2 di dalamnya diberi nama Islam, seperti Al-Hakim, Al-Quddus, dan Al-Malik.

Dalam surat elektronik (surel) Irawan Nugroho, Jumat (6/5/2016), disebutkan, para tokoh di sini mengatakan, mereka bercita2 membangun sebuah kota mirip Madinah jaman Nabi Muhammad SAW, yang mengakomodasi berbagai agama dan etnis di dalamnya dan hidup rukun. Amin. (***)

Editor:Calva
Kategori:Bukit Raya, GoNews Group, Kabar Bertuah
wwwwww