Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
10 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Cendekia

Polisi akan Kirim Pembunuh Sadis di Kuansing Ini ke RSJ Tampan

Kamis, 05 Mei 2016 20:31 WIB
Penulis: Wirman Susandi
polisi-akan-kirim-pembunuh-sadis-di-kuansing-ini-ke-rsj-tampanAKBP Edy Sumardi P, SIk
TELUKKUANTAN - WN (21), pelaku utama kasus pembunuhan di Desa Dusun Tuo Baserah Kecamatan Kuantan Hilir Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau diduga mengalami gangguan jiwa.

"Keterangan saksi dan masyarakat sekitar menyatakan dia mengalami gangguan jiwa," ujar Kapolres Kuansing, AKBP Edy Sumardi P, SIk kepada GoRiau.com, Kamis (5/5/2016) sore.

"Bahkan, kata masyarakat dia pernah mendapatkan perawatan di RSJ Tampan," kata Edy.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Kuansing, AKP Imron Teheri menyatakan tidak akan langsung percaya dari keterangan para saksi. "Ini perlu penjelasan lebih lanjut dari ahli."

"Makanya, akan kita kirim ke RSJ Tampan untuk mengetahui kondisi kejiwaan pelaku," tambah Imron.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Tatang Winarna (35) harus meregang nyawa setelah mendapat luka cukup parah di bagian leher. Ia ditusuk oleh pelaku yang tak lain adalah tetangga. Tidak hanya Tatang, istrinya yang bernama Juli (33) juga menjadi korban. Tangannya mengalami luka setelah terkena pisau ketika hendak menolong suaminya.***

wwwwww