Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Peuna Malaysia: Bendera Bulan Bintang Bukan Milik Provinsi

Peuna Malaysia: Bendera Bulan Bintang Bukan Milik Provinsi
Pengurus Peulita Nanggroe Aceh (Peuna) di Malaysia membentang bendera Bulan Bintang dalam sebuah acara di Kuala Lumpur. (Foto: Istimewa)
Kamis, 05 Mei 2016 08:03 WIB
Penulis: Ridha Kibo
KUALA LUMPUR - Pemuda Aceh yang tergabung dalam Peulita Nanggroe Aceh (Peuna) di Malaysia lewat media sosial Facebook mengkritik keras Pemerintah Aceh. Mereka menilai, bendera Bulan Bintang yang dipakai untuk perjuangan sebuah negara dulu, kini akan dijadikan sebagai bendera provinsi.

Ketika dikonfirmasi ulang oleh GoAceh.co, Rabu (4/5/2016), pria bernama lengkap Muhammad Nazir Bin Budiman yang juga juru bicara Peulita Nanggroe Aceh itu menyebutkan, di era perjuangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) bendera ini dikibarkan sebagai bendera 'Negara Aceh'.

Namun, setelah terjadi perdamaian antara GAM dengan RI, bendera Bulan Bintang itu pernah diajukan sebagai bendera partai lokal, meskipun akhirnya tidak disetujui oleh Pemerintah Pusat. Kemudian persoalan baru, bendera Bulan Bintang, ingin dijadikan sebagai bendera Provinsi Aceh.

Menurut Peuna, Pemerintah Aceh yang didominasi oleh salah satu partai lokal tersebut telah melakukan kesalahan besar terhadap bangsa Aceh karena upaya memperkecil semangat perjuangan dalam roh bendera Bulan Bintang.

"Kami generasi muda Aceh akan tetap terus bahu membahu untuk melahirkan keadilan di Aceh yang tidak pernah diberikan secara adil oleh Pemerintah Pusat," ujarnya

Selain itu, Peuna mengimbaukan masyarakat Aceh untuk tidak mudah percaya pada janji manis demi kepentingan sebuah kelompok melalui politik Bendera, karena mendekati Pilkada. "Mereka akan berupaya menunjukkan keseriusan yang kesannya peduli kepentingan masyarakat. Maka berbagai janji akan dilontarkan," tukasnya. (rid)

Editor:Mustafa Kamal Usandi
Kategori:GoNews Group, Parlemen, Kabar Bertuah
wwwwww