Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
10 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
3 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Cendekia

Ternyata, Guru Honor di Pekanbaru Ini, Diam-diam Ambil Pakaian Istrinya dan Menyamar Jadi Wanita Sebelum Mencuri

Ternyata, Guru Honor di Pekanbaru Ini, Diam-diam Ambil Pakaian Istrinya dan Menyamar Jadi Wanita Sebelum Mencuri
Tersangka RK saat ekspos di Mapolsek Bukit Raya, Pekanbaru
Selasa, 03 Mei 2016 11:18 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Guru honorer di Madrasah YLPI, Jalan Kaharuddin Nasution, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru-Riau, RK (33) yang nekad merampok rekan kerjanya, ternyata diam-diam mengambil pakaian milik istrinya untuk menyamar jadi wanita saat menjalankan aksinya.

Pelaku yang sudah sepuluh tahun mengajar di sekolah tersebut, nekad mencuri karena terdesak hutang Rp1,5 juta untuk melunasi biaya pemasangan instalasi listrik di rumahnya.

"Awalnya dia (RK) mau mencuri di ruang guru, tapi dipergoki rekannya Risti Sadri (24) yang juga guru di sana," ujar Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Ipda M Bahari Abdi, Selasa (3/5/2016) pagi.

Abdi menuturkan, pelaku yang panik kemudian membekap mulut korban, memukuli serta menganiaya korban dan merampas tas berisi uang Rp3 juta.

"Pelaku ditangkap oleh warga sekitar bersama guru lainnya, saat mendengar teriakan korban. Lantas, menyerahkannya ke Mapolsek Bukit Raya," tutur Abdi.

Atas perbuatannya, pelaku yang mengajar mata pelajaran PPKN itu, terancam hukuman sembilan tahun penjara karena terbukti melanggar pasal 365 KUHP.***

wwwwww