Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
6 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sadis, Seorang Nenek di Rohul Tewas Sambil Duduk dengan Leher Terpenggal

Sadis, Seorang Nenek di Rohul Tewas Sambil Duduk dengan Leher Terpenggal
Ilustrasi
Selasa, 03 Mei 2016 16:05 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Seorang nenek di Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujungbatu, Rokan Hulu Provinsi Riau, tewas menggenaskan, Selasa (3/5/2016) siang tadi, pukul 11.30 WIB. Ia meregang nyawa dengan kondisi kepala terputus usai digorok dengan parang.

Nenek berumur 60 tahun bernama Intan, ditemukan oleh cucunya dalam kondisi duduk di bangku plastik dengan leher terpenggal. Melihat ini, sang cucu spontan menjerit histeris hingga memancing perhatian warga sekitar. Selain itu, ditemukan sebilah parang panjang yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com di Mapolda Selasa sore, dugaan pembunuhan ini dipicu karena pelaku yang diketahui berinisial Rs (20) tidak senang lantaran ditegur oleh Intan. Teguran itu disampaikan korban karena pelaku sebelumnya kepergok mencuri tabung gas di rumah saudara dari nenek tersebut.

"Satu hari sebelumnya (Senin, red), pelaku mencuri tabung gas di rumah saudara (korban). Sempat saat itu ribut-ribut. Diduga atas dasar ini pelaku tidak senang, kemudian menghabisi nyawa korban siang tadi," sebut Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, di ruangannya.

Dugaan pembunuhan yang dilakukan Rs kian diperkuat lantaran usai kejadian pembunuhan, Rs berada persis di belakang tubuh korban sambil memegang parang babat. "Kita masih selidiki kasus pembunuhan tersebut. Untuk jenazah korban sudah kita evakuasi ke rumah sakit," singkat Guntur. ***

wwwwww