Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
7 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Menteri Desa PDTT Minta Geuchik Publikasi Dana Desa ke Masyarakat

Menteri Desa PDTT Minta Geuchik Publikasi Dana Desa ke Masyarakat
Menteri Desa PDTT Marwan Jafar memberikan pengarahan tentang dana desa kepada geuchik di Banda Aceh, Selasa (3/5/2016). (Foto: Iskandar)
Selasa, 03 Mei 2016 15:26 WIB
Penulis: Iskandar
BANDA ACEH - Baru kali ini ada dana desa yang diberikan secara langsung. Ini merupakan bentuk keseriusan negara dalam membangun negara. Sebab itu, diminta para geuchik (kepala desa) mengelola dengan transparan dan akuntabel.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Marwan Jafar dalam memberikan pengarahan tentang dana desa dalam pertemuan dengan para geuchik di Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Jaya yang berlangsung di ruang serbaguna Gedung Pemerintahan Aceh.

Marwan mengatakan bahwa dengan adanya pogram pembangunan dari bawah yaitu desa atau gampong maka desa menjadi subjek pembangunan, bukan objek dari pembangunan pemerintah. Hal tersebut bertujuan tidak lain untuk kejejahteraan masyarakat di seluruh penjuru Indonesia.

Dalam hal ini Marwan berharap agar dana yang dipercayakan kepada gampong agar bisa digunakan secara maksimal untuk sarana dan prasarana desa atau gampong.

Di hadapan para geuchik, Marwan juga menjelaskan bahwa agar menggunakan dana secara transparan akuntabel.

Dalam hal tersebut penggunaan dana desa, ia menyarankan untuk dipublis ke masyarakat. "Misal laporan dana desa ditempel di tempat-tempat umum, atau diumumkan di masjid sebelum shalat Jumat dimulai, kan bisa dilakukan itu," pintanya.

Marwan juga menjelaskan, dana desa hanya bisa digunakan untuk pembangunan sarana desa, seperti saluran, gorong-gorong, irigasi dan lain lain. Sehingga dana desa yang ditujukan kepada masyarakat bisa tepat sasaran dan bisa terlekasana dengan maksimal dan kesejahteraan bisa terwujud sesuai dengan harapan bersama. (isk)

Editor:Mustafa Kamal Usandi
Kategori:GoNews Group, Balai Kota
wwwwww