Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
5
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
Balai Kota
6 jam yang lalu
Ringankan Beban Wali Murid, Pemkot Pekanbaru Kucurkan Rp13 Miliar Lanjutkan Program Seragam Gratis
6
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

BPS Mulai Laksanakan Sensus Ekonomi, Petugas Data Pertama Kali Walikota Padang

BPS Mulai Laksanakan Sensus Ekonomi, Petugas Data Pertama Kali Walikota Padang
Wako Padang H. Mahyeldi menempel stiker pertanda sudah disensus. (Humas)
Minggu, 01 Mei 2016 22:50 WIB

PADANG – Rumah dinas Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo didatangi tiga petugas sensus ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang, Minggu (1/5/2016). Kedatangan petugas sensus ini diterima langsung oleh Walikota Padang sekitar pukul 10.30 WIB.

Awalnya, tiga petugas sensus ekonomi berpakaian seragam ini menanyakan tentang identitas seluruh keluarga Walikota Padang. Setelah itu, seorang petugas menanyakan kegiatan usaha yang dilakukan di rumah dinas tersebut.

"Kami di sini tidak melakukan usaha apapun, tetapi hanya menetap,” kata Walikota kepada petugas sensus.

Mendengar jawaban Walikota, ketiga petugas sensus menyelesaikan interview yang dilakukan di ruang tamu rumah dinas. Petugas kemudian menyerahkan stiker sebagai tanda telah disensus ekonomi untuk kemudian dipasang Walikota di dinding depan rumah dinas.

Walikota mengatakan, kedatangan ketiga petugas sensus tersebut untuk menanyai tentang ada atau tidaknya usaha yang dilakukan di rumah dinasnya. Wako menyebut mulai Minggu (1/5), ketiga petugas itu akan mendatangi rumah warga di Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat. Tidak hanya itu, seluruh petugas sensus yang telah ditunjuk BPS Kota Padang juga mengunjungi setiap rumah warga di seluruh Kota Padang.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga di Kota Padang agar memberikan informasi yang sejelas-jelasnya kepada petugas sensus,” imbau Mahyeldi.

Walikota menegaskan, dengan memberikan informasi yang jelas kepada petugas sensus nantinya akan membantu Pemerintah Kota Padang dalam mendapatkan data tentang kegiatan usaha dan ekonomi yang dilakukan warga.

“Maka itu kita harapkan warga menerima petugas dengan baik dan memberikan data secara lengkap,” sebut Walikota.

Dituturkan Walikota, seluruh data yang diberikan warga kepada petugas sensus akan dijamin kerahasiannya. Kerahasiaan data dijamin oleh petugas dan tak boleh dipublikasikan. “Warga tidak usah khawatir, karena seluruh data dijamin petugas dan dilindungi oleh Undang-undang,” terang Walikota.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang, Rizal menyebutkan bahwa Sensus Ekonomi 2016 telah memasuki tahap pendataan kepada seluruh warga. Seluruh petugas sensus turun ke rumah-rumah warga. Karena, Sensus Ekonomi berskala nasional dan tidak boleh satupun rumah yang luput didata.

“Seluruh petugas kita imbau untuk mendatangi setiap rumah, dan kepada warga kita sampaikan bahwa dalam melakukan sensus ini tidak dipungut biaya alias gratis,” terang Rizal.

Rizal menekankan bahwa seluruh data yang diberikan warga akan dijamin kerahasiaannya dan BPS menjamin kerahasiaan data tersebut. Data yang diberikan warga nantinya akan digunakan untuk menentukan arah kebijakan pemerintah pada sepuluh tahun ke depan. “Kita minta warga terima petugas sensus mulai dari 1 Mei hingga 31 Mei nanti,” pungkasnya. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Kulim, GoNews Group, Pasar & Niaga
wwwwww