Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
2
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
22 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
3
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
1 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
4
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
2 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Cendekia

Digebuki OTK di Daerah Jondul, anggota FPI Lapor Polisi

Digebuki OTK di Daerah Jondul, anggota FPI Lapor Polisi
Minggu, 17 April 2016 10:17 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Salah seorang anggota Front Pembela Islam (FPI) Pekanbaru, Riau, Zahrun Efendi, melaporkan dugaan penganiayaan serta penghinaan terhadap agama ke Mapolresta Pekanbaru.

Laporan tersebut adalah buntut dari aksi FPI di Kawasan Jondul, 16 April 2016 dinihari semalam, saat melakukan penertiban terhadap lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat prostitusi di Jondul.

Data yang dirangkum GoRiau.com, dinihari itu, FPI mendatangi satu persatu tempat yang ditenggarai ada unsur prostitusi, dengan maksud supaya segera ditutup. Awalnya aksi FPI ini berjalan normal.

Namun saat beranjak ke luar komplek, mereka tiba-tiba dihadang oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK). Dalam laporan yang dibuat FPI, OTK ini bahkan sempat melakukan penghinaan terhadap agama.

Tidak cuma itu, mereka juga menghadang anggota FPI, di mana juga ada Zahrun Efendi di sana. Zahrun lalu jadi korban pemukulan hingga membuat rahang kirinya memar. Selain dia, beberapa anggota lainnya juga dianiaya.

"Kejadiannya Sabtu dinihari kemarin sekitar pukul 01.00 WIB. Kasus ini sudah dilaporkan ke Mapolresta. Kita masih lakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi," jawab Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Minggu (17/4/2016) pagi. ***

wwwwww