Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
11 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
14 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
11 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
8 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
11 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

DPRD Sumbar Pertanyakan Keseriusan Pemprov Selesaikan Masalah Aset Padang Industrial Park

DPRD Sumbar Pertanyakan Keseriusan Pemprov Selesaikan Masalah Aset Padang Industrial Park
HM Nurnas, anggota Komisi III DPRD Sumbar
Jum'at, 15 April 2016 18:12 WIB
Penulis: Agib M Noerman
PADANG - Komisi III DPRD Sumbar mempertanyakan keseriusan pemprov dalam menyelesaikan persoalan aset daerah terutama terkait Padang Industrial Park (PIP). Pasalnya, Pemprov tidak pernah merespon rekomendasi Pansus DPRD Sumbar agar melakukan pembenahan PIP.


"Sejak dikeluarkannya pansus pip tiga tahun lalu, pemprov belum sekalipun membahasnya. Padahal, rekomendasi Pansus untuk memperjelas status aset milik Pemprov di PIP," kata anggota komisi III HM nurnas.

Menurut politisi Demokrat ini, rencananya Komisi III akan memanggil pihak-pihak terkait guna memperjelas status PIP yang merupakan aset pemprov sumbar. Diungkapkannya, sejak 1994 PIP tidak tercatat sebagai pendapatan daerah.

Seperti diketahui, DPRD Sumbar sebelumnya telah memberikan rekomendasi kepada pemprov terkait pip. Salah satu rekomendasi mendesak pemprov melaksanakan rups luar biasa bersama PT PIP yang membahas saham pemprov yang masih belum jelas jumlahnya.

Anggota komisi III lainnya Taufik hidayat berharap agar pemprov merealisasikan rekomendasi pansus. Sebab, nantinya juga berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja.

"PIP nantinya bisa menyerap sedikitnya 2000 tenaga kerja," ungkapnya.

Kawasan pip merupakan rencana strategis Pemprov sumbar dengan Irman Gusman cs dari pihak swasta. Pembangunan kawasan ini diharapkan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi dan lapangan pekerjaan. Namun, pada kenyataannya pip bermasalah dalam pengelolaan aset dan keuangannya.

"PIP sulit terwujud sebab pengelolaan aset dan keuangannya amburadul," jelas arkadius Wakil Ketua DPRD yang dulu ketua pansus. (agb)

wwwwww