Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
12 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
11 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Penumpasan Teroris

Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala BNPT, Komisi III DPR: Sudah Terdesak Terus, Kapan Ketangkapnya

Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala BNPT, Komisi III DPR: Sudah Terdesak Terus, Kapan Ketangkapnya
Ilustrasi gembong teroris Santoso. (net)
Rabu, 13 April 2016 15:18 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Rapat Dengan Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR dengan Badan Nasional Penanggulangan Teroris, sejumlah Anggota Dewan mempertanyakan status gembong teroris Santoso yang tak kunjung ditangkap.

Anggota Komisi III merasa heran dengan aparat Densus 88 yang sampai hari ini belum juga berhasil menumpas kelompok Santoso yang ada di Poso, Sulawesi Tengah. Padahal perburuan ini sudah memakan waktu sampai 17 tahun lebih.

Bahkan pertanyaan keras dilontarkan Anggota Komisi III DPR RI, Adies Kadir, dirinya mempertanyakan apa sebenarnya yang terjadi dilapangan. Dia mengaku sudah bosan dengan jawaban BNPT yang selalu menyebut kelompok Santoso sudah terdesak dalam setiap rapat.

"Tinggal 36 orang (anggota kelompok Santoso), sudah terdesak. Kita dengar dari dulu selalu terdesak tapi tidak pernah selesai," ujar Adies dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala BNPT, Tito Karnavian di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Karena itu dia mempertanyakan lambannya penangkapan Santoso. Padahal sebenarnya Gunung Biru di Poso tempat persembunyian Santoso sudah dikuasai oleh aparat.

"Sebenarnya apa sih masalah di Poso ini? Kenapa yang tinggal 36 ini, dengan anak istri dan dengan gunung yang sudah dikuasai polisi tapi kenapa tidak selesai? Apa dibiarkan supaya setiap tahun ada operasi atau gimana?" ungkap politikus Golkar ini.

Pihak BNPT sendiri beralasan, jika saat ini kondisi alam lah yang masih menjadi hambatan bagi anggota Densus 88. Tito menyebut, kondisi alam di Poso sangat berbeda dengan daerah lain. "Yang jelas kami tetap bekerja sesuai prosedur, dan kami pastikan Santoso bisa ditangkap," pungkasnya. ***

wwwwww