Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
12 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
19 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Densus 88 VS Muhammadiyah

Muhammadiyah Usut Kematian Siyono, DPR siap Beri Dukungan

Muhammadiyah Usut Kematian Siyono, DPR siap Beri Dukungan
Anggota Komisi III DPR RI, Wenny Warauw. (istimewa)
Selasa, 12 April 2016 16:55 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Terkait dengan pengusutuan yang dilakukan organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia, yakni Muhammadiyah atas kematian Siyono di tangan Densus 88 terus menuai dukungan dari berbagai pihak.

Setelah beberapa ormas islam menyatakan dukungan, kini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) juga menyakatakn kesiapanya guna mendukung langkah Muhammadiyag tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi III DPR, Wenny Warouw yang mengaku turut perihatin serta merasa janggal dan mengaku jika kematian panglima dan komandan rekrutmen kelompok teroris neo Jama'ah Islamiyah (JI), Siyono benar-benar aneh.

Sekedar informasi, Siyono dinyatakan tewas saat sedang dilakukan pengawalan oleh anggota Densus 88.

"Kalau betul-betul ada oknum atau pengawal yang kerja waktu itu terbukti melakukan kekerasan. Itu tidak boleh, ini jelas pelanggaran HAM," kata Wenny di gedung DPR, Selasa (12/4/2016).

Wenny juga menjelaskan, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) harus segera memeriksa dan memberi sanksi kepada anggota Densus 88 yang diduga terlibat dalam kematian Siyono.

Sebab, kata Wenny, kondisi Siyono meninggal pada saat itu sedang dikawal."Nanti ada komisi etika dari kepolisian akan periksa kita juga masih tanda tanya kok ngawal tahanan aja bisa mati, itu kayak gimana ya, kecuali kalau pada waktu penggerebakan itu, tapi kalau sudah ngawal dan mati itu tanda tanya besar," ujarnya.

Untuk itu, Wenny menyatakan siap mendukung langkah Muhammadiyah yang melakukan autopsi bersama Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) dan KontraS atas kematian Siyono tersebut."Jadi wajar kalau pihak Muhammadiyah menayakan seperti itu," Pungkasnya. ***

wwwwww