Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
8 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
15 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah
Sidang Paripurna ke-10 DPD RI

Benny Rhamdani: Irman Gusman dan Faruq Muhammad Sudah Kehilangan Legitimasi

Benny Rhamdani: Irman Gusman dan Faruq Muhammad Sudah Kehilangan Legitimasi
Senator asal Sulut, Benny Rhamdani. (Legislatif.co)
Senin, 11 April 2016 15:17 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Terkait pemboikotan sidang Paripurna DPD RI, oleh 80 anggota DPD, menurut Senator asal Sulawesi Utara Benny Rhamdani, akibat dari dua Pimpinanan DPD yang sudah kehilangan legitimasi.

"Artinya begini, Irman Gusman dan Faruq Muhammad ,sudah kehilangan legitimasi . Bagaimana bisa Pimpinan lembaga tinggi negara berulang-ulang kali menyampaikan kebohongan publik," tegas Benny kepada legislatif.co (GoNews Group), Senin (11/04/2016), di DPR RI, Jakarta.

Menurutnya, kedua pimpinan itu tidak bisa sembarangan lagi, karena kesalahan yang telah diperbuat sangatlah fatal.

"Ini jabatan lembaga tinggi negara loh , jabatan ketua RT saja harus jujur ,harus jujur menyampaikan pernyataan-pernyataan di hadapan publik, apalagi ini jabatan sebagai ketua lembaga tinggi negara," tukasnya.

Dan hari ini menurut Benny, yang sudah masuk di dokumen guna menyatakan mosi tidak percaya sudah mencapai dua pertiga. "Makanya nanti kita sampaikan lembaran-lembaran lain. Temen-temen bisa lihat, kita akan satukan nanti dokumen yang resmi dan akan kita sampaikan di Paripurna . Insya Allah dua pertiga sudah tercapai dan itu jadi syarat yang sah," pungkasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Ketua DPD RI, Irman Gusman maupun Faruq Muhammad. Keduanya sampai pukul 15: 14 belum tampak hadir dalam ruang sidang. Padahal agenda Rapat Paripurna dijadwalkan akan berlangsung pukul 13.00 WIB. ***

wwwwww