Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
6 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Pemkot Padang Pindahkan Museum Gempa ke Museum Adityawarman

Pemkot Padang Pindahkan Museum Gempa ke Museum Adityawarman
Wako Padang H. Mahyeldi bersama pelajar di Museum Gempa. (Humas)
Minggu, 27 Maret 2016 05:30 WIB

PADANG - Mengenang tragedi gempa besar berkekuatan 7,8 SR yang mengguncang Padang pada 2009 lalu, Pemerintah Kota Padang membangun Museum Gempa. Museum yang selama ini berada di Gedung Genta Budaya Sumatera Barat, Sabtu (26/3), resmi dipindahkan ke Museum Adityawarman.

Peresmian pemindahan Museum Gempa ditandai dengan pengguntingan pita oleh Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo. Dipindahkannya museum ini karena berbagai faktor. Diantaranya memudahkan pengunjung melihat isi museum, dan juga sepinya museum saat masih berlantai di Gedung Genta Budaya.

"Dipindahkannya museum karena di lokasi sebelumnya selalu terlihat sepi. Apalagi juga banyak warga yang tidak mengetahui di mana letak museum gempa," kata Walikota.

Dengan dipindahkannya museum tersebut diharapkan setelah ini jumlah kunjungan semakin meningkat. Apalagi museum gempa sudah menyatu pula dengan koleksi seni dan peninggalan budaya.

"Di sini lebih strategis, berada di satu lokasi dan dekat dengan Tugu Gempa," ungkap Mahyeldi dibenarkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Medi Iswandi.

Sementara, Medi Iswandi mengatakan bahwa di Museum Gempa ini terdapat sejumlah koleksi. Termasuk foto dan visual saat terjadinya gempa 2009 silam.

"Harapan kita dengan adanya museum ini akan menjadi edukasi bagi pengunjung," katanya.

Museum Gempa berada di sisi belakang Museum Adityawarman. Salah seorang pengunjung, Donisa menyebut, dengan pindahnya Museum Gempa ke Museum Adityawarman cukup memudahkan pengunjung. Sambil melihat koleksi lain, pengunjung juga diajak melihat dan merefleksikan kembali kenangan terjadinya gempa lalu.

"Pengunjung tentu akan merasa puas, termasuk bagi anak sekolah yang ingin belajar sejarah di sini," tukuknya. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Kabar Bertuah, GoNews Group, Kulim
wwwwww