Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
19 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
18 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
9 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Pesona Indonesia 2016

Kemenpar Gencar Promosi, Long Week End, Industri Wisata Panen

Kemenpar Gencar Promosi, Long Week End, Industri Wisata Panen
Sejumlah wisatawan baik lokal dan luar negeri, menyerbu Kepulauan Seribu, Jakarta. (net)
Minggu, 27 Maret 2016 20:03 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Long week end Jumat Sabtu Minggu, 25-27 Maret 2016 betul-betul membuat objek wisata panen. Tak ada tempat wisata yang sepi pengunjung saat libur panjang Paskah 2016 itu. Lihat saja aktivitas Dermaga Marina Ancol, sejak Jumat (25/3/2016), dermaga itu dipadati sekitar 1.500 orang per hari. Sampai Minggu (27/03/2016).

Aktivitas wisatawan tak juga kunjung surut untuk pelesir ke sejumlah pulau di Kepulauan Seribu. “Kalau dirata-rata, ada sekitar 1.500-an pengunjung yang menyeberang ke Kepulauan Seribu. Per siang ini saja sudah ada 1.000-an pengunjung yang menyeberang,” ujar Budi Jeep, Manajer Marketing sebuah perusahaan jasa perjalanan dan wisata di Dermaga Marina Ancol.

Tingginya lonjakan pengunjung tadi memang tidak mengherankan. Maklum, Kepulauan Seribu menyimpan sejuta pesona wisata bahari yang paling dekat dangan ibu kota itu Wisatawan bisa berkeliling pulau, bermain air, sport tourism dan berfoto-foto narsis di pantai dan pasir putih.

Bisa juga menikmati spot-spot snorkeling dengan panorama coral dan ikan laut yang beraneka ragam. Belum lagi pesona Jembatan Cinta yang ikonik dan pantai yang indah disertai dengan hembusan angin yang lembut. Dijamin, wisatawan akan merasa nyaman dan betah berlama-lama di Kepulauan Seribu.

Yang ingin menjajal fasilitas wisata dan olahraga air, ada banana boat yang siap memanjakan wisatawan. Memancing, bersepeda dan wisata keliling pulang juga bisa dijadikan pilihan untuk bersenang-senang. Belum lagi keragaman kuliner khas Kepulauan Seribu berupa BBQ berbagai macam seafood seperti ikan tongkol, krapu dan cumi-cumi. Citarasanya dijamin bisa menggugah selera makan."Kami sampai kewalahan melayani wisatawan ," papar Budi.

Dari data yang ada, Pulau Tidung masih menjadi tujuan favorit wisatawan. Satu strip di bawahnya, ada Pulau Pari. Dan di urutan tiga besar, kunjungan ke Pulau Pramuka. “Ini baru data dari kapal reguler. Dari paket wisata juga banyak. Rata-rata 300 wisatawan setiap resort-nya,” katanya.

Dari paparan Budi, jumlah wisatawan pada libur panjang akhir pekan kali ini naik hingga 100% dibandingkan libur akhir pekan biasa. Suasana di Dermaga Marina Ancol pun tak pernah sepi. Sejak pukul 06.00 WIB, Marina Ancol sudah dipenuhi wisatawan yang akan menyeberang ke Pulau Seribu.

Sejak Kamis, 24 Maret 2016 Jakarta memang kena serangan macet total di mana-mana. Apalagi jalur ke arah Bandung? Bisa 4-5 jam dari Jakarta ke Kota Kembang itu. "Ingat-ingat saja, daya beli masyarakat kita terhadap produk pariwisata sangat tinggi. Wajar jika setiap liburan pasti banyak orang yang berwisata, membelanjakan uangnya untuk cafe, resto, theme park dan amenitas lain," kata Menpar Arief Yahya.

"Domestic market kita sangat kuat, 255 juta perjalanan setiap tahunnya. Angka yang cukup besar dan sanggup memutar banyak uang dinindustri pariwisata," jelas Arief. (*/dnl)

wwwwww